ccitonline.com

CCIT – Cara Cerdas Ingat Tuhan

| DAI5 AI Chat | DAI5 eBook Free Download | CFDSOF | VisualFOAM | PT CCIT Group Indonesia|

Tugas 3 Metnum Naufal Hibatullah Ramadhan (2306238782) Metnum – 01

Assalamualaikum wr wb

pada kesempatan ini saya diamanahkan memaparkan hasil dari Curve Fitting Plot setelah itu dicari Persamaan Flux Panas yang dihitung dengan menggunakan rumus P=โˆซq(x)dA, selain persamaan saya juga mencari Persebaran Daya atau Visualisasi Heat Map.

langkah pertama yaitu saya mengsimulasikan kondisi panas 2d menggunakan csdsof yang selanjutnya saya titrasi dan kontur menjadi bentuk berikut :

setelah di kontur saya plot menjadi excel – excel dari j=2 hingga j=10 yang setelahnya saya olah dengan cara curve fitting menjadi berikut :

link gdrive Excell : https://drive.google.com/drive/folders/1ryh4eHAVXOzaEd0gGlm0Y_3DI_xg5eTw?usp=sharing

setelah di dicurve fitting selanjutnya saya cari persamaannya yaitu :

selanjutnya dari persamaan tersebut di ubah menjadi persamaan flux panas dengan menggunakan hukum fourier menjadi berikut :

konduktivitas thermal pada simulasi ini yaitu 16,2 (stainless steal) sehingga dimasukan ke rumusnya didapat

Setelah flux panas dihitung, daya dapat dihitung dengan rumus berikut:

dimana A merupakan luas simulasi yaitu 1 Meter x 1 meter sehingga diperoleh :

lalu setelah didapat persamaannya selanjutnya saya menghitung daya dengan persamaan diatas beserta persebaran daya berupa code python

dapat dilihat dari persebaran daya semakin daya kekanan maka daya akan mengalami peningkatan.

berikut code pythonnya :

import numpy as np

import matplotlib.pyplot as plt

# Data dari dokumen

x = np.array([0, 0.1, 0.2, 0.3, 0.4, 0.5, 0.6, 0.7, 0.8, 0.9, 1])

y = np.array([0.2, 0.3, 0.4, 0.5, 0.6, 0.7, 0.8, 0.9, 1.0])

T = np.array([

    [303, 337.78, 351.28, 357.24, 359.91, 360.68, 359.91, 357.24, 351.28, 337.78, 303],

    [303, 323.82, 337.11, 344.78, 348.71, 349.92, 348.71, 344.77, 337.11, 323.82, 303],

    [303, 317.42, 328.57, 336.04, 340.24, 341.59, 340.24, 336.04, 328.57, 317.42, 303],

    [303, 314.27, 323.73, 330.56, 334.61, 335.95, 334.61, 330.56, 323.73, 314.27, 303],

    [303, 312.94, 321.50, 327.86, 331.71, 332.99, 317.13, 327.86, 321.50, 312.94, 303],

    [303, 313, 321.47, 327.67, 331.37, 332, 331.37, 327.67, 321.47, 313, 303],

    [303, 314.60, 323.73, 329.95, 333.52, 334.67, 333.52, 329.95, 323.73, 314.60, 303],

    [303, 318.67, 328.88, 334.91, 338.07, 339.06, 338.07, 334.91, 328.88, 318.67, 303],

    [303, 328.22, 338.20, 342.73, 344.80, 345.42, 344.80, 342.73, 338.20, 328.22, 303]

])

# Membuat grid untuk kontur

X, Y = np.meshgrid(x, y)

# Plot kontur

plt.figure(figsize=(8, 6))

# Pilih salah satu opsi colormap di bawah ini:

contour = plt.contourf(X, Y, T, cmap=’viridis’, levels=20)  # Warna hijau-biru-kuning

# contour = plt.contourf(X, Y, T, cmap=’coolwarm’, levels=20)  # Warna biru-merah

# contour = plt.contourf(X, Y, T, cmap=’jet’, levels=20)  # Warna pelangi

# contour = plt.contourf(X, Y, T, cmap=’plasma’, levels=20)  # Warna ungu-kuning

plt.colorbar(contour, label=’Temperatur (Kelvin)’)

plt.contour(X, Y, T, colors=’black’, levels=10, linewidths=0.5)  # Garis kontur

# Pengaturan grafik

plt.xlabel(‘x (meter)’)

plt.ylabel(‘y (meter)’)

plt.title(‘Distribusi Temperatur 2D (Kontur)’)

plt.grid(True)

# Tampilkan grafik

plt.show()