Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat Malam Prof. DAI dan teman-teman sekalian. Perkenalkan saya Deny Syuja Maheswara, mahasiswa S1 Teknik Mesin Universitas Indonesia angkatan 2024. Di sini saya akan menceritakan bagaimana saya memahami mata kuliah metode numerik dan apa yang saya dapatkan dari perkuliahan bersama Prof. DAI.
Menurut pemahaman saya, metode numerik adalah seni mencari pendekatan atau approximation untuk masalah matematika yang terlalu rumit jika diselesaikan secara analitik. Sederhananya, kita memecah masalah besar menjadi iterasi-iterasi kecil yang bisa dipahami oleh komputer. Namun, melalui framework DAI5 (Deep Awareness of I, Intention, Initial Thinking, Idealization, dan Instruction Set), saya sadar bahwa engineering itu bukan cuma soal angka.
Pada tahap Deep Awareness of I, saya merenung bahwa kapasitas intelektual yang saya miliki untuk menganalisis sistem mekanikal ini adalah titipan dari Sang Pencipta. Kesadaran ini membuat saya merasa kecil di hadapan keteraturan alam, sehingga memunculkan rasa syukur yang dalam. Saya bukan sekadar ‘tukang hitung’, tapi subjek yang harus bertanggung jawab atas setiap asumsi yang saya ambil.
Lalu pada Intention, niat saya bukan sekadar lulus mata kuliah, tapi bagaimana ilmu optimasi ini bisa bermanfaat untuk efisiensi energi di masa depan. Di tahap Initial Thinking, saya mulai ‘menguliti’ masalah aliran fluida dalam pipa. Saya tidak langsung menghitung, tapi memikirkan: kenapa pressure drop itu merugikan? Kenapa diameter pipa tidak dibuat sebesar mungkin saja?
Pada tahap Idealization, saya menyederhanakan realita yang kompleks, seperti kekasaran dinding pipa yang tidak seragam menjadi model matematis yang bisa diolah. Dan terakhir, di Instruction Set, barulah saya menyusun algoritma numerik dan simulasi CFD untuk mencari titik optimasi tersebut.
Untuk proyek optimasi semester ini, saya memilih topik: “Optimasi Diameter Pipa untuk Meminimalkan Total Cost (Trade-off antara Energy Loss dan Biaya Material)”.
Dalam proyek ini, saya akan menggunakan VisualFoam.com untuk mendapatkan data awal melalui CFD (Computational Fluid Dynamics). Masalah utamanya adalah: semakin kecil pipa, biaya material murah tapi pressure drop tinggi (boros listrik pompa). Sebaliknya, pipa besar itu mahal tapi efisien secara energi. Saya akan mencari ‘titik manis’ atau nilai optimum menggunakan metode numerik. Progressnya akan saya laporkan secara rutin melalui blog dan video YouTube.
Terima kasih Prof dan teman-teman sekalian atas perhatiannya. Mohon maaf apabila terdapat kekurangan.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.