ccitonline.com

CCIT – Cara Cerdas Ingat Tuhan

| AI-DAI5 | DAI5 AI Agents | NIC | ZWI | | CCITEdu | DAI5 eBook | CFDSOF | Donation | Download | CCIT Corporation | DAI5 | 33 Kriteria Evaluasi Penerapan DAI5 | Search |

Plane Stress vs Plane Strain dalam FEA

Plane stress dan plane strain merupakan simplifikasi yang berbentuk 2D untuk menganalisi stress dan juga deformation pada bidang 3D

berikut adalah rincian dan perbandingan dari kedua hal tersebut :

1. Plane Stress

Dalam simplifikasi ini, asumsi yang digunakan adalah 3 stress tensor yang berada pada sumbu z sama dengan nol atau tidak ada (ฯƒz = ฯƒxz = ฯƒyz = 0). simplifikasi ini cocok digunakan untuk menganalisis stress dan deformation pada objek yang berbentuk plat tipis (dimana ketebalannya bisa kurang dari 1/10 dari dimensi objek). sebagai contoh pressure vessel walls, thin metal sheets, sheet metal under tension.

Tegangan sepanjang ketebalan dapat diabaikan namun regangan ke arah luar bidang tidak sama dengan nol karena efek poisson

ฮตzโ‰ 0 \varepsilon_z \neq 0
2. Plane Strain

Merupakan simplifikasi yang dimana regangan pada sumbu z diasumsikan sama dengan nol (ฮตzz = ฮตxz = ฮตyz = 0). Plane strain (regangan bidang) terjadi ketika suatu benda tidak bisa mengalami deformasi pada arah ketebalannya (arah-z) karena dibatasi oleh dinding yang kaku. Akibatnya, benda hanya bisa mengalami regangan pada bidang x-y. Karena deformasi arah-z terhambat, tegangan pada arah tersebut tetap bisa muncul.

ฯƒzโ‰ 0\sigma_z \neq 0

simplifikasi ini sering digunakan untuk struktur yang panjang dan tebal pada satu arah dimensi dibandingkan dengan 2 dimensi lainnya. contohnya seperti bendungan, terowongan, retaining walls, dll.

Kesimpulan perbandingan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *