Assalamualaikum Wr.Wb
Selamat siang Prof. DAI,
Selama mengikuti pembelajaran Metode Numerik dan proses pengerjaan proyek berbasis framework DAI5, saya mendapatkan banyak pemahaman baru, baik dari sisi teknis engineering maupun cara berpikir dalam menyelesaikan suatu permasalahan.
Pada awalnya, saya memandang metode numerik hanya sebagai metode perhitungan matematika untuk mencari solusi dari persamaan yang sulit diselesaikan secara analitik. Namun setelah mengikuti pembelajaran bersama Prof. DAI, saya mulai memahami bahwa metode numerik sebenarnya merupakan pendekatan berpikir yang sistematis dan iteratif dalam menyelesaikan permasalahan engineering yang kompleks.
Saya memahami bahwa alur metode numerik dalam engineering dimulai dari kasus teknik, kemudian dimodelkan menjadi persamaan diferensial parsial (partial differential equations), diselesaikan menggunakan metode numerik, lalu menghasilkan solusi numerik yang nantinya digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan teknik atau engineering judgement. Dari sini saya menyadari bahwa metode numerik menjadi penghubung antara teori fisika, matematika, dan penerapan engineering di dunia nyata.
Melalui materi yang diberikan Prof. DAI, saya juga memahami bahwa banyak fenomena engineering berasal dari hukum fisika dasar seperti Hukum Newton, dinamika fluida, perpindahan panas, dan mekanika material. Persamaan-persamaan tersebut kemudian dimodelkan menjadi persamaan diferensial parsial yang sulit diselesaikan secara langsung sehingga membutuhkan pendekatan numerik.
Selain itu, saya belajar mengenai hubungan metode numerik dengan software engineering seperti CFD (Computational Fluid Dynamics), CAD (Computer Aided Design), CAE (Computer Aided Engineering), dan CAM (Computer Aided Manufacturing). Dari sini saya memahami bahwa software simulasi engineering sebenarnya bekerja dengan menyelesaikan persamaan fisika menggunakan metode numerik seperti finite difference atau finite volume.
Melalui proyek optimasi diameter shaft kapal, saya belajar bagaimana menghubungkan konsep daya mesin, torsi, dan torsional stress dalam sebuah model matematis yang digunakan untuk menentukan desain yang aman dan efisien. Saya juga memahami pentingnya allowable stress dan safety factor dalam proses desain teknik agar hasil perhitungan tidak hanya benar secara matematis, tetapi juga aman ketika diterapkan pada kondisi nyata.
Selain itu, saya memahami bahwa proses engineering tidak berhenti pada perhitungan saja, tetapi juga memerlukan tahap pemahaman masalah, idealisasi sistem, serta penyusunan langkah solusi secara terstruktur. Framework DAI5 membantu saya memahami bahwa sebelum melakukan perhitungan, seorang engineer harus mampu memahami akar masalah dan menyederhanakan sistem tanpa menghilangkan prinsip fisika yang mendasarinya.
Saya juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya proses iterasi dalam metode numerik. Dari sini saya belajar bahwa solusi optimum tidak selalu diperoleh dalam satu kali perhitungan, tetapi melalui proses pengujian dan penyempurnaan secara bertahap hingga diperoleh hasil yang konvergen dan paling sesuai dengan kebutuhan sistem.
Secara keseluruhan, pembelajaran bersama Prof. DAI membantu saya mengubah cara pandang terhadap metode numerik dan proses engineering, dari yang sebelumnya hanya fokus pada perhitungan menjadi lebih memahami proses analisis, optimasi, interpretasi hasil numerik, dan makna dari solusi yang dihasilkan.
Wassalamualaikum Wr.Wb.