1. Latar Belakang
Kebakaran merupakan salah satu bencana yang berpotensi menimbulkan kerugian jiwa dan materi. Dalam perencanaan bangunan dan sistem keselamatan, diperlukan pemahaman yang baik mengenai:
- perilaku api,
- pergerakan asap,
- distribusi temperatur,
- serta pengaruh ventilasi terhadap kebakaran.
Eksperimen kebakaran berskala nyata membutuhkan biaya besar, waktu lama, dan risiko tinggi. Oleh karena itu, Computational Fluid Dynamics (CFD) menjadi alternatif yang efektif untuk menganalisis fenomena kebakaran secara aman dan efisien.
2. Alasan Pemilihan OpenFOAM
OpenFOAM dipilih sebagai perangkat lunak CFD dalam simulasi kebakaran karena beberapa keunggulan berikut:
🔹 a. Bersifat Open-Source
- Gratis dan bebas dimodifikasi
- Transparan dalam metode numerik
- Cocok untuk pendidikan dan riset
🔹 b. Memiliki Solver Khusus Kebakaran
OpenFOAM menyediakan solver FireFOAM yang dirancang khusus untuk:
- api difusi turbulen,
- transport asap dan gas hasil pembakaran,
- reaksi kimia pembakaran,
- perpindahan panas (konduksi, konveksi, radiasi).
🔹 c. Fleksibilitas Tinggi
- Mendukung berbagai model turbulensi (LES, RANS)
- Dapat dikombinasikan dengan model radiasi, pyrolysis, dan partikel
- Mudah disesuaikan dengan geometri bangunan
3. Penggunaan OpenFOAM dalam Aplikasi Kebakaran
🔥 a. Simulasi Api
OpenFOAM mampu memodelkan:
- nyala api difusi,
- sumber api statis maupun dinamis,
- interaksi api dengan aliran udara.
💨 b. Penyebaran Asap
CFD digunakan untuk:
- menganalisis arah dan kecepatan penyebaran asap,
- mempelajari akumulasi asap di langit-langit,
- mengevaluasi visibilitas dan zona berbahaya.
🌡️ c. Distribusi Temperatur
- Memprediksi kenaikan suhu akibat kebakaran
- Analisis risiko kegagalan struktur
- Evaluasi waktu aman untuk evakuasi
4. Peran CFD dalam Keselamatan Bangunan
Simulasi kebakaran dengan OpenFOAM berperan penting dalam:
- perancangan sistem ventilasi asap
- evaluasi efektivitas sprinkler
- perencanaan jalur evakuasi
- analisis fire scenario pada gedung
CFD membantu pengambilan keputusan berbasis data sebelum bangunan direalisasikan.
5. Perbandingan dengan Software Lain
| Aspek | OpenFOAM (FireFOAM) | FDS |
|---|---|---|
| Lisensi | Open-source | Open-source |
| Fleksibilitas | Sangat tinggi | Lebih terbatas |
| Tingkat teknis | Tinggi | Lebih user-friendly |
| Modifikasi model | Mudah | Terbatas |
| Fokus utama | Riset & teknik | Keselamatan bangunan |
6. Tantangan Penggunaan OpenFOAM
- Kurva belajar relatif tinggi
- Membutuhkan pemahaman CFD dan termodinamika
- Setup case lebih kompleks dibanding software komersial
Namun, tantangan ini sebanding dengan fleksibilitas dan akurasi yang ditawarkan.
7. Kesimpulan
Pemilihan OpenFOAM sebagai software CFD pada aplikasi kebakaran dan keselamatan sangat tepat karena:
- menyediakan solver khusus FireFOAM,
- mampu memodelkan fenomena kebakaran secara komprehensif,
- mendukung analisis keselamatan bangunan secara mendalam.
OpenFOAM menjadi alat yang kuat dalam perencanaan keselamatan kebakaran berbasis simulasi.
TAMPILAN APLIKASI OPEN FOAM PADA UBUNTU

VIDEO SEDERHANA SIMULASI ASAP
VIDEO SEDERHANA SIMULASI PERAMBATAN PANAS DI STRUKTUR BANGUNAN