Pada pertemuan tanggal 18 Febuari 2025, Pak Dai menjelaskan mengenai Permodelan Matematis 1
Dimensi Heat Conduction dengan menggunakan bantuan software CFDSOF. Pak Dai
menjelaskan bagaimana cara menggunakan software CFDSOF untuk mencari persamaan
matematis pada heat conduction 1 dimensi. Pertama-tama kita harus mengatur program dalam
software CFDSOF tersebut dengan mengatur Domain menjadi panjang, tinggi, dan lebar,
kemudian kita juga mengatur jumlah cell I dan J sesuai dengan contoh soal yang diberikan. Lalu
kita mengatur cell dengan 4 ID Zona, dan tipe wall yang sesuai dengan perintah soal. Zona ID 3
atau yang disisi bagian kiri diatur temperaturnya menjadi 100ยฐC atau 373K. Setelah itu kita juga
mengubah Zona ID 4 atau yang disisi bagian kanan menjadi 30ยฐC atau 303K, sesuai dengan
perintah pada soal yang diberikan. Kemudian kita mengatur settingan jumlah iterasi menjadi
1000 dan interval laporan 1. Setelah itu kita membuka kontur dan memilih settingan penuh dan
kontur temperatur lalu kita akan mendapatkan hasil.
Langkah-langkah untuk mencari metode numerik tentang permodelan matematis 1 dimensi pada
heat conduction dengan menggunakan software cfdsof dan hubungkan dengan framework DAI 5.
- Deep Awareness (of) I (Kesadaran Mendalam tentang Diri)
a. Kesadaran: Menyadari bahwa fenomena konduksi panas adalah bagian dari
hukum alam yang diciptakan Tuhan.
b. Tujuan: Memahami proses konduksi panas untuk memecahkan masalah praktis,
seperti desain sistem pendinginan atau insulasi termal, dengan niat untuk
kebaikan manusia.
c. Spiritualitas: Mengingat bahwa ilmu ini adalah alat untuk memahami ciptaan
Tuhan dan membantu manusia. - Intention (Niat)
a. Niat: Berniat memodelkan konduksi panas 1 dimensi menggunakan software CFD
untuk memahami distribusi suhu dan merancang solusi yang bermanfaat, seperti
meningkatkan efisiensi energi.
b. Heartware: Niat ini memastikan bahwa setiap langkah pemodelan dilakukan
dengan integritas dan tujuan yang baik. - Initial Thinking (about the Problem) (Pemikiran Awal tentang Masalah)
a. Analisis Masalah:
i. Apa yang ingin dicapai? Memahami distribusi suhu dalam material 1
dimensi.
ii. Apa persamaan yang menggambarkan konduksi panas?
iii. Apa batasan dan kondisi awal yang relevan?
b. Pemahaman: Konduksi panas 1 dimensi dapat dimodelkan menggunakan
Persamaan Panas 1D (Heat Equation). - Idealization
a. Asumsi:
i. Material bersifat homogen (sifat material seragam di seluruh bagian).
ii. Perpindahan panas hanya terjadi dalam satu arah (sumbu x).
iii. Tidak ada sumber panas internal dalam material.
iv. Sifat termal material (seperti konduktivitas termal k) konstan.
b. Model Matematis:
i. Persamaan panas 1 dimensi dinyatakan sebagai: - Instruction Set (Set Instruksi)
Pertama-tama kita harus mengatur program dalam software CFDSOF tersebut dengan
mengatur Domain menjadi panjang, tinggi, dan lebar, kemudian kita juga mengatur jumlah cell I
dan J sesuai dengan contoh soal yang diberikan. Lalu kita mengatur cell dengan 4 ID Zona, dan
tipe wall yang sesuai dengan perintah soal. Zona ID 3 atau yang disisi bagian kiri diatur
temperaturnya menjadi 100ยฐC atau 373K. Setelah itu kita juga mengubah Zona ID 4 atau yang
disisi bagian kanan menjadi 30ยฐC atau 303K, sesuai dengan perintah pada soal yang diberikan.
Kemudian kita mengatur settingan jumlah iterasi menjadi 1000 dan interval laporan 1. Setelah itu
kita membuka kontur dan memilih settingan penuh dan kontur temperatur lalu kita akan
mendapatkan hasil.
Contoh Penerapan DAI5 pada Heat Conduction 1D
โ Deep Awareness: Menyadari bahwa fenomena ini adalah bagian dari hukum alam yang
diciptakan Tuhan.
โ Intention: Berniat memodelkan konduksi panas untuk merancang sistem pendinginan
yang efisien.
โ Initial Thinking: Menganalisis persamaan panas 1D dan menentukan kondisi awal serta
batas.
โ Idealization: Membuat asumsi realistis, seperti material homogen dan tidak ada sumber
panas internal.
Link untuk melihat video simulasi menggunakan software CFDSPF :
https://drive.google.com/file/d/1Pup6vt1QKO7ajmfzDVIoZUWSuhfAuF1E/view?usp=sharing
Polynomial Curve Fitting
TIPE FILE: 1
KOLOM : 2
JUDUL: NILAI NODE SEPANJ POSISI-J = 2
KOLOM TIPE VARIABLE (SAT. )
—— —- ——————————
1 4 ARAH-I PANJ. (M)
2 10 TEMPERATUR (K)
AWAL DATA:
0.00E+00 3.71E+02
1.25E-01 3.64E+02
2.50E-01 3.55E+02
3.75E-01 3.47E+02
5.00E-01 3.38E+02
6.25E-01 3.29E+02
7.50E-01 3.20E+02
8.75E-01 3.12E+02
1.00E+00 3.05E+02
UJUNG DATA: