ccitonline.com

CCIT – Cara Cerdas Ingat Tuhan

| AI-DAI5 | DAI5 AI Agents | NIC | ZWI | | CCITEdu | DAI5 eBook | CFDSOF | Donation | Download | CCIT Corporation | DAI5 | 33 Kriteria Evaluasi Penerapan DAI5 | Search |

Achmad Hafidz Ramadhan – C3 – Progress Minggu 3

Pada minggu ini, penelitian difokuskan pada pengembangan konsep dasar serta penyusunan model matematis untuk analisis seakeeping kapal. Kajian utama diarahkan pada gerakan heave kapal yang terjadi akibat pengaruh eksitasi gelombang laut. Untuk menyederhanakan fenomena tersebut, sistem direpresentasikan sebagai sistem dinamis satu derajat kebebasan (1-DOF) yang terdiri atas elemen massa, redaman, dan gaya pemulih hidrostatik.

Model gerakan kapal dinyatakan dalam bentuk persamaan diferensial orde dua yang digunakan untuk menggambarkan respons gerakan vertikal kapal terhadap gelombang periodik. Beberapa parameter penting yang digunakan dalam model meliputi massa kapal, added mass, koefisien redaman hidrodinamik, serta luas waterplane area yang berpengaruh terhadap gaya pemulih akibat buoyancy.

Dalam penyelesaian persamaan diferensial tersebut, digunakan metode numerik Rungeโ€“Kutta orde empat (RK4). Metode ini dipilih karena mampu memberikan pendekatan solusi yang cukup akurat dengan membagi proses simulasi ke dalam langkah waktu kecil (time step). Melalui simulasi ini nantinya dapat diamati perubahan amplitudo gerakan kapal terhadap variasi frekuensi gelombang yang diberikan.

Selain pengembangan model numerik, dilakukan pula studi awal mengenai frekuensi alami sistem dan fenomena resonansi pada kapal. Pada tahap ini, metode Newtonโ€“Raphson dipelajari sebagai metode iteratif untuk menentukan akar dari persamaan karakteristik sistem. Nilai frekuensi alami yang diperoleh akan digunakan sebagai dasar dalam menganalisis kemungkinan terjadinya resonansi ketika frekuensi gelombang mendekati frekuensi alami kapal.

Sebagai tahap validasi, direncanakan simulasi lanjutan menggunakan perangkat lunak ANSYS AQWA. Hasil dari simulasi numerik sederhana nantinya akan dibandingkan dengan hasil simulasi perangkat lunak untuk mengevaluasi kesesuaian respons gerakan kapal terhadap pengaruh gelombang laut.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *