ccitonline.com

CCIT – Cara Cerdas Ingat Tuhan

| AI-DAI5 | DAI5 AI Agents | NIC | ZWI | | CCITEdu | DAI5 eBook | CFDSOF | Donation | Download | CCIT Corporation | DAI5 | 33 Kriteria Evaluasi Penerapan DAI5 | Search |

Silabus Komputasi Teknik 2026 & Review Metode Numerik

Berikut adalah tulisan tentang pemahaman pribadi saya mengenai Silabus Komputasi Teknik 2026.

Silabus Komputasi Teknik:

  • Review Metode Numerik (susun file html dengan javascript)
  • Pemodelan (komputasi)
  • Aplikasi komputasi teknik untuk optimasi
  • Teknologi komputasi
  • Studi kasus komputasi teknik

Review Metode Numerik:

  1. Orde Galat, deret Taylor (konsep orde hยฒ)
  2. Newton Rhapson, bisection, secant (akar persamaan tak linear)
  3. Gauss (sistem persamaan linear)
  4. Diferensiasi numerik
  5. Integrasi numerik
  6. ODE, PDE
  7. Hubungan algaritma & AI

Pemodelan: Menuangkan suatu bentuk ide permasalahan beserta parameter dan batas kondisinya dalam suatu bentuk yg siap untuk diolah secara komputasi.

Aplikasi komputasi teknik: Berbagai macam fenomena yg ada & terjadi di sekitar kita dapat “dibaca”, diterjemahkan, bahkan diprediksi dengan komputasi. Selanjutnya, dapat disusun perencanaan untuk optimasi.

Teknologi komputasi: Terdapat beberapa teknologi komputasi yg memang sudah dibuat khusus untuk suatu fenomena tertentu. Kita bisa mempelajari sifatnya dan kemudian memilih teknologi komputasi yg sesuai untuk setiap permasalahan yg kita modelkan agar hasilnya lebih optimal.

Studi kasus komputasi teknik: Penerapannya pada berbagai bidang ilmu. Misalkan:

  • Pengolahan data โ†’ Matlab
  • Simulasi Proses Engineering โ†’ ASPEN
  • Model meshing โ†’ ANSYS solver
  • Komputasi fluida โ†’ ANSYS Fluent
  • Perpindahan kalor/thermal โ†’ OpenFOAM

.html REVIEW METODE NUMERIK AI GENERATED:

Metode Numerik Interaktif โ€” Komputasi Teknik

Metode Numerik yang Mungkin Terpakai
di Komputasi Teknik

Halaman belajar interaktif โ€” setiap metode dijalankan langsung di browser, bukan sekadar ditampilkan hasilnya.

Komputasi Teknik · Program Magister Teknik Mesin · 15 September 2026
Permintaan yang memicu halaman ini “Silahkan review ingatan anda tentang metode numerik yang mungkin akan terpakai di kuliah kita komputasi teknik ini” — lalu: “susun file dalam html dengan javascript”.
Yang perlu dicatat sejak awal

Tidak ada silabus resmi yang dipakai menyusun halaman ini, jadi pemilihan topiknya adalah perkiraan — tujuh bagian yang paling lazim menjadi tulang punggung metode numerik terapan di Teknik Mesin. Contoh soalnya sengaja diambil dari persoalan Teknik Mesin, bukan dari fungsi uji matematika.

Yang bukan perkiraan adalah angkanya: setiap hasil di halaman ini dihitung ulang oleh JavaScript di browser Anda saat halaman dibuka, dan seluruhnya sudah dicocokkan lebih dulu dengan hitungan Python yang terpisah.

Cara memakai halaman ini Setiap bagian punya panel bertanda . Geser slidernya, ubah angkanya, tekan tombolnya — tabel dan grafik dihitung ulang seketika. Yang paling layak dicoba lebih dulu: slider Fo di Bagian 6 (lihat skema meledak saat melewati 0,5), dan tombol perbandingan metode di Bagian 5.
Jebakan notasi yang paling mahal di mata kuliah ini Metode numerik meminjam huruf dari semua mata kuliah sekaligus, dan huruf yang sama berganti arti antar bab:
  • h โ€” ukuran langkah, koefisien konveksi, entalpi spesifik. Di soal sirip pendingin, ketiganya bisa muncul bersama.
  • k โ€” konduktivitas termal, indeks iterasi x(k), dan kemiringan k1โ€ฆk4 di Rungeโ€“Kutta.
  • ฮต โ€” kekasaran pipa, toleransi galat, epsilon mesin, efektivitas regenerator.
  • n โ€” jumlah subinterval, indeks langkah waktu Tin, eksponen politropik.
  • ฯ โ€” massa jenis dan jari-jari spektral matriks iterasi.
  • ฮฑ โ€” difusivitas termal dan faktor relaksasi.
Aturan bertahan hidup: begitu satu soal dibaca, tulis dulu daftar simbolnya di pojok kertas sebelum menghitung apa pun.

1. Galat, deret Taylor, dan arti kata “orde”

Semua metode numerik lahir dari satu langkah yang sama: memotong deret Taylor. Karena itu bagian ini bukan pemanasan, melainkan sumber hampir setiap rumus di bab-bab berikutnya.

Asal-usulnya, pelan-pelan

Fungsi mulus f di sekitar titik xi ditulis penuh sebagai

f(xi+h) = f(xi) + fโ€ฒ(xi)h + fโ€ณ(xi)2!h2 + fโ€ด(xi)3!h3 + โ€ฆ

Suku pertama nilai di titiknya sendiri; suku kedua koreksi linear; sisanya koreksi lengkungan. Sekarang pisahkan fโ€ฒ(xi), lalu kumpulkan semua yang dibuang dalam satu simbol:

fโ€ฒ(xi) โ‰ˆ fi+1 โˆ’ fih + O(h)

Kalimat “galatnya orde h” berarti tepat satu hal yang bisa diuji: suku sisa terbesar sebanding dengan h1, sehingga kalau h dibagi dua, galat ikut turun setengah. Bukan lebih, bukan kurang.

Mengapa beda terpusat jauh lebih baik

Tulis dua deret, satu maju dan satu mundur, lalu kurangkan. Suku fโ€ณ bertanda sama pada keduanya, jadi lenyap:

fโ€ฒ(xi) โ‰ˆ fi+1 โˆ’ fiโˆ’12h + O(h2)

Satu suku hilang, orde naik satu tingkat — dan biayanya sama: tetap dua evaluasi fungsi. Ini pola yang berulang terus: ketepatan sering datang dari susunan, bukan dari kerja tambahan. Dengan cara yang sama, menjumlahkan kedua deret menghilangkan suku ganjil dan memberi turunan kedua — rumus yang nanti muncul lagi persis sama di Bagian 3 dan Bagian 6:

fโ€ณ(xi) โ‰ˆ fi+1 โˆ’ 2fi + fiโˆ’1h2 + O(h2)
Uji sendiri: orde galat beda hingga
Jebakan yang pasti ditunjukkan dosen: h terlalu kecil justru merusak

Galat total punya dasar lembah, bukan turun selamanya. Pembilang f(x+h) โˆ’ f(xโˆ’h) adalah pengurangan dua bilangan yang nyaris sama; digit yang tersisa habis dimakan pembulatan mesin, lalu dibagi 2h yang sangat kecil sehingga galatnya justru diperbesar. Grafik di bawah menghitungnya sendiri sampai h = 10โˆ’14.

Galat pemotongan melawan galat pembulatan
beda maju — orde h beda terpusat — orde hยฒ h optimum teoretis

2. Akar persamaan tak-linear

Banyak persamaan Teknik Mesin tidak bisa dipisah menjadi x = โ€ฆ Persamaan Colebrook untuk friction factor adalah contoh paling jujur: f muncul di kedua ruas, di dalam dan di luar logaritma.

1โˆšf = โˆ’2 log10 ( ฮต/D3,7 + 2,51Re โˆšf )

Bisection โ€” lambat tetapi tidak pernah gagal

Kalau g(a) dan g(b) berbeda tanda, pasti ada akar di antaranya. Ambil titik tengah, buang separuh yang tidak memuat akar, ulangi. Lebar selang setelah n langkah adalah (bโˆ’a)/2n, jadi jumlah iterasinya bisa dihitung sebelum program dijalankan โ€” sifat yang tidak dimiliki metode lain:

n โ‰ฅ log[(bโˆ’a)/ฮตtol]log 2

Newtonโ€“Raphson โ€” turunkan sendiri dari deret Taylor

Potong deret Taylor g di suku linear, lalu paksa nilainya nol: g(xi+1) โ‰ˆ g(xi) + gโ€ฒ(xi)(xi+1 โˆ’ xi) = 0. Jadi rumus ini bukan hafalan โ€” ia hanyalah “ganti kurva dengan garis singgungnya, lalu ambil titik potong garis itu dengan sumbu x”:

xi+1 = xi โˆ’ g(xi)gโ€ฒ(xi)

Kalau turunan analitiknya susah, ganti dengan beda hingga โ€” itulah metode secant, dengan orde konvergensi โ‰ˆ 1,618 tanpa perlu gโ€ฒ sama sekali.

Selesaikan Colebrook sendiri โ€” bandingkan tiga metode
Menghitung tandingannya: apakah iterasi ini sepadan?

Dua korelasi eksplisit di tabel perbandingan tadi โ€” Haaland dan Swameeโ€“Jain โ€” tidak perlu iterasi sama sekali, dan keduanya meleset kurang dari 1% dari akar Colebrook yang kita kejar sampai tujuh angka. Yang layak dipikirkan: kalau ketidakpastian kekasaran pipa ฮต di lapangan saja mudah mencapai puluhan persen, apa sebenarnya yang menentukan kapan sebuah iterasi layak dihentikan โ€” toleransi numerik yang kita tetapkan sendiri, atau ketidakpastian data masukannya?

Cek batas yang membuktikan rumus tidak salah ketik

(a) Dengan ฮต = 0 (pipa mulus sempurna), Colebrook harus runtuh menjadi hukum Karmanโ€“Prandtl 1/โˆšf = 2 log10(Reโˆšf) โˆ’ 0,8. Tombol di bawah menjalankan uji itu di browser Anda.

(b) Colebrook hanya berlaku turbulen. Pada Re = 1200 yang benar adalah f = 64/Re, dan memaksa Colebrook di sana memberi jawaban yang terlihat wajar tetapi salah โ€” metode numerik tidak pernah memberi tahu bahwa modelnya yang keliru.

Cek batas otomatis

3. Sistem persamaan linear

Begitu persoalan kontinu didiskretisasi, yang tersisa selalu [A]{x} = {b}. Yang membedakan satu metode dari yang lain bukan hasilnya, melainkan ongkos dan ketahanannya.

  • Metode langsung โ€” eliminasi Gauss, dekomposisi LU, algoritma Thomas untuk matriks tridiagonal. Selesai dalam jumlah operasi yang bisa dihitung di muka: ~โ…”nยณ untuk Gauss penuh, tetapi hanya ~8n untuk Thomas. Tidak ada urusan konvergensi.
  • Metode iteratif โ€” Jacobi, Gaussโ€“Seidel, SOR. Ongkos per iterasi murah dan matriks jarang tidak perlu disimpan penuh, tetapi jumlah iterasinya bergantung pada sifat matriksnya dan tidak diketahui sebelum dijalankan.
Jacobi:   xi(k+1) = 1aii ( bi โˆ’ ฮฃjโ‰ i aij xj(k) )
Gaussโ€“Seidel:   xi(k+1) = 1aii ( bi โˆ’ ฮฃj<i aij xj(k+1) โˆ’ ฮฃj>i aij xj(k) )

Bedanya satu tanda kurung: Gaussโ€“Seidel langsung memakai nilai baru yang baru saja dihitung di baris sebelumnya, bukan menunggu satu sapuan selesai. SOR menambah satu tuas lagi, yaitu melebih-lebihkan koreksi:

xi(k+1) = (1โˆ’ฯ‰) xi(k) + ฯ‰ xiGS,    1 < ฯ‰ < 2     dengan   ฯ‰opt = 21 + โˆš(1 โˆ’ ฯJยฒ)

Metode iteratif dijamin konvergen bila matriksnya dominan diagonal: |aii| โ‰ฅ ฮฃjโ‰ i|aij| untuk semua baris. Kecepatannya diukur oleh jari-jari spektral ฯ matriks iterasi โ€” galat mengecil kira-kira sebesar faktor ฯ tiap iterasi.

Contoh angka: sirip pendingin blok mesin motor

Persamaan siripnya dยฒฮธ/dxยฒ โˆ’ mยฒฮธ = 0 dengan mยฒ = hP/(kAc). Ganti turunan kedua dengan rumus beda terpusat dari Bagian 1, dan tiap node dalam menjadi

ฮธiโˆ’1 โˆ’ ( 2 + (mฮ”x)ยฒ ) ฮธi + ฮธi+1 = 0

Ujung sirip dianggap adiabatik, diwakili ghost node ฮธn+1 = ฮธnโˆ’1. Panel berikut membentuk matriksnya, menyelesaikannya dengan eliminasi Gauss, lalu mengulangi pekerjaan yang sama secara iteratif supaya selisih ongkosnya terlihat.

Sirip pendingin: finite difference + tiga penyelesai
solusi analitik finite difference
Kejutan yang muncul saat diselesaikan secara iteratif

Dengan angka bawaan, matriksnya dominan diagonal tetapi nyaris seri: 2,008333 melawan 1+1 = 2. Akibatnya Gaussโ€“Seidel butuh 128 iterasi untuk sistem yang cuma empat persamaan, sementara eliminasi Gauss selesai sekali jalan. Geser slider ฯ‰ ke nilai optimumnya dan jumlah iterasi turun sekitar empat kali lipat.

Hubungan ฯGS = ฯJยฒ terpenuhi persis untuk matriks tridiagonal dengan pengurutan konsisten โ€” dan itu sekaligus bukti bahwa kode iterasinya tidak salah tulis.

Cek batas Turunkan h menjadi mendekati nol (coba 0,01): (mฮ”x)ยฒ โ†’ 0, koefisien diagonal menjadi tepat 2, dan seluruh node harus menuju suhu pangkal โ€” sirip menjadi isotermal karena tidak ada kalor yang lepas. Di batas itu dominansi diagonalnya hilang dan iterasi berhenti konvergen: kasus fisik yang paling sepele justru kasus numerik yang paling rapuh.

4. Integrasi numerik

Semua aturan Newtonโ€“Cotes lahir dari gagasan yang sama: ganti fungsi aslinya dengan polinom yang mudah diintegralkan, lalu integralkan polinom itu.

Trapesium:   โˆซ f dx โ‰ˆ h [ f02 + ฮฃi=1nโˆ’1 fi + fn2 ] ,    E = โˆ’ (bโˆ’a)hยฒ12 fโ€ณ
Simpson 1/3:   โˆซ f dx โ‰ˆ h3 [ f0 + 4ฮฃganjil + 2ฮฃgenap + fn ] ,    E = โˆ’ (bโˆ’a)h4180 f(4)

Perhatikan bentuk galatnya: Simpson mengandung turunan keempat. Konsekuensinya langsung dan mudah diuji โ€” Simpson 1/3 eksak untuk polinom sampai derajat tiga, padahal parabola yang dipakainya cuma derajat dua. Kenaikan satu tingkat gratis ini terjadi karena galat derajat tiganya saling menghapus antara dua separuh selang. Syarat pakai yang sering terlupa: Simpson 1/3 butuh n genap.

Contoh angka: sifat udara, langsung menyambung ke Termodinamika Lanjut

Kalor jenis udara sebagai fungsi suhu (kJ/kmolยทK), polinom derajat tiga dari tabel sifat:

cฬ„p(T) = 28,11 + 0,1967ร—10โˆ’2 T + 0,4802ร—10โˆ’5 Tยฒ โˆ’ 1,966ร—10โˆ’9 Tยณ

Dua integral dihitung: perubahan entalpi โˆซcฬ„p dT (integran adalah polinom derajat tiga, jadi Simpson wajib eksak) dan perubahan entropi โˆซcฬ„p/T dT (integran bukan polinom lagi, jadi ordenya terlihat). Keduanya punya nilai analitik tertutup, sehingga galatnya sejati, bukan taksiran.

Trapesium melawan Simpson, dengan galat sejati
trapesium — orde hยฒ Simpson 1/3 — orde hโด
Alat diagnosis paling berguna di seluruh mata kuliah ini Kolom rasio pada tabel di atas. Setiap kali n digandakan, galat trapesium harus turun mendekati 4 dan galat Simpson mendekati 16. Kalau tidak, kodenya yang salah โ€” bukan soalnya yang aneh. Ini cara memeriksa kebenaran program tanpa tahu jawaban eksaknya.

5. Persamaan diferensial biasa (nilai awal)

Persoalannya dy/dt = f(t,y) dengan y(t0) = y0. Potong deret Taylor di suku linear dan Euler langsung muncul:

yi+1 = yi + h f(ti, yi)

Galat pemotongan lokal orde hยฒ, tetapi karena langkahnya diulang โˆ 1/h kali, galat globalnya orde h. Ini perbedaan yang paling sering ditanyakan di ujian.

Euler memakai kemiringan di awal selang untuk seluruh selang, padahal kemiringannya berubah. Heun memperbaikinya dengan merata-ratakan kemiringan awal dan kemiringan di titik yang diprediksi; Rungeโ€“Kutta 4 memakai empat taksiran kemiringan โ€” satu di awal, dua di tengah, satu di akhir โ€” dengan bobot 1:2:2:1 yang bukan pilihan estetika melainkan hasil mencocokkan suku demi suku dengan deret Taylor sampai hโด:

yi+1 = yi + h6 ( k1 + 2k2 + 2k3 + k4 )
k1 = f(ti, yi)    k2 = f(ti+h2, yi+h2k1)    k3 = f(ti+h2, yi+h2k2)    k4 = f(ti+h, yi+hk3)

Contoh angka: blok mesin motor mendingin setelah diparkir

Hukum pendinginan Newton, dT/dt = โˆ’k(Tโˆ’Tโˆž), yang punya solusi eksak T = Tโˆž + (T0โˆ’Tโˆž)eโˆ’kt sehingga galat tiap metode bisa dihitung sejati.

Euler, Heun, dan RK4 pada persoalan yang sama
solusi eksak Euler Heun RK4
Batas stabilitas Euler eksplisit โ€” masalah yang berbeda dari ketelitian

Untuk dy/dt = โˆ’ky, satu langkah Euler adalah yi+1 = (1โˆ’hk)yi. Solusinya membesar bila |1โˆ’hk| > 1, jadi syarat stabilitasnya h < 2/k โ€” dengan angka bawaan berarti 40 menit.

Panel di bawah menjalankannya melewati batas itu. Suhu โˆ’60 ยฐC untuk blok mesin yang sedang mendingin tidak melanggar satu pun baris kode โ€” ia hanya melanggar fisika. Inilah sebabnya hasil solver selalu harus dilihat, bukan cuma dilaporkan.

Uji batas stabilitas Euler

6. Persamaan diferensial parsial

JenisContoh di Teknik MesinSifatPendekatan lazim
Eliptikโˆ‡ยฒT = 0 โ€” konduksi tunaknilai batas, tidak ada waktudiskretisasi โ†’ sistem linear besar
Parabolikโˆ‚T/โˆ‚t = ฮฑโˆ‡ยฒT โ€” konduksi transienmerambat maju dalam waktulangkah waktu eksplisit atau implisit
Hiperbolikpersamaan gelombang, aliran kompresibelinformasi menjalar dengan kecepatan hinggaskema upwind, syarat CFL

Skema eksplisit dan syarat stabilitasnya

Diskretkan โˆ‚T/โˆ‚t = ฮฑ โˆ‚ยฒT/โˆ‚xยฒ dengan beda maju di waktu dan beda terpusat di ruang (skema FTCS):

Tin+1 = Tin + Fo ( Ti+1n โˆ’ 2Tin + Tiโˆ’1n ) ,    Fo = ฮฑฮ”tฮ”xยฒ

Kumpulkan koefisien Tin: hasilnya (1 โˆ’ 2Fo). Kalau koefisien itu negatif, suhu suatu titik naik ketika suhunya sendiri naik โ€” mustahil secara fisika, dan melanggar Hukum Kedua. Dari situ, tanpa analisis Von Neumann sama sekali:

Fo โ‰ค 12   โŸบ   ฮ”t โ‰ค ฮ”xยฒ2ฮฑ
Geser Fo melewati 0,5 dan lihat skemanya meledak
profil suhu saat ini langkah-langkah sebelumnya rentang fisis 20โ€“100 ยฐC
Konsekuensi yang mahal, dan pintu keluarnya

Karena ฮ”tmaks โˆ ฮ”xยฒ, memperhalus grid dua kali lipat memaksa langkah waktu mengecil empat kali lipat โ€” jadi ongkos total naik delapan kali untuk persoalan 1-D. Menghaluskan grid tidak pernah gratis.

Skema implisit (BTCS) dan Crankโ€“Nicolson memakai nilai pada waktu n+1 di ruas kanan, sehingga tiap langkah waktu harus menyelesaikan satu sistem tridiagonal โ€” tetapi keduanya stabil tanpa syarat. Di sinilah Bagian 3 dan Bagian 6 bertemu: harga dari stabilitas adalah sebuah sistem persamaan linear di setiap langkah waktu.

7. Ringkasan rumus

Besaran / metodeRumusCatatan pemakaian
Beda majufโ€ฒแตข โ‰ˆ (fi+1 โˆ’ fi)/horde h; dipakai untuk turunan waktu
Beda terpusatfโ€ฒแตข โ‰ˆ (fi+1 โˆ’ fiโˆ’1)/2horde hยฒ, ongkos sama
Turunan keduafโ€ณแตข โ‰ˆ (fi+1 โˆ’ 2fi + fiโˆ’1)/hยฒinti semua diskretisasi ruang
Bisectionn โ‰ฅ log[(bโˆ’a)/ฮตtol] / log 2jumlah iterasi diketahui di muka
Newtonโ€“Raphsonxi+1 = xi โˆ’ g(xi)/gโ€ฒ(xi)orde 2; butuh gโ€ฒ dan tebakan dekat
Secantxi+1 = xi โˆ’ gi(xiโˆ’xiโˆ’1)/(giโˆ’giโˆ’1)orde โ‰ˆ1,618; tanpa turunan
Galat relatif hampiranฮตa = |(xi+1โˆ’xi)/xi+1| ร— 100%kriteria berhenti yang lazim
Gaussโ€“Seidelxแตข โ† (bแตข โˆ’ ฮฃj<iaแตขโฑผxโฑผbaru โˆ’ ฮฃj>iaแตขโฑผxโฑผlama)/aแตขแตขwajib cek dominansi diagonal
SORxแตข โ† (1โˆ’ฯ‰)xแตข + ฯ‰ xแตขGS, ฯ‰opt = 2/(1+โˆš(1โˆ’ฯJยฒ))1 < ฯ‰ < 2; bisa 4ร— lebih cepat
Regresi linearaโ‚ = (nฮฃxแตขyแตข โˆ’ ฮฃxแตขฮฃyแตข)/(nฮฃxแตขยฒ โˆ’ (ฮฃxแตข)ยฒ), aโ‚€ = ศณ โˆ’ aโ‚xฬ„linearisasi dulu untuk y = ฮฑxฮฒ
LagrangePn(x) = ฮฃ yแตข ฮ jโ‰ i (xโˆ’xโฑผ)/(xแตขโˆ’xโฑผ)2 titik = interpolasi tabel biasa
Trapesiumh[fโ‚€/2 + ฮฃfi + fn/2], E โˆ hยฒgalat /4 bila h dihalvekan
Simpson 1/3(h/3)[fโ‚€ + 4ฮฃganjil + 2ฮฃgenap + fn], E โˆ hโดn harus genap; eksak s.d. derajat 3
Euleryi+1 = yi + h f(ti, yi)orde h; stabil bila h < 2/k
Heunyi+1 = yi + (h/2)[fi + f(ti+1, yโฐi+1)]orde hยฒ; 2 evaluasi
Rungeโ€“Kutta 4yi+1 = yi + (h/6)(kโ‚ + 2kโ‚‚ + 2kโ‚ƒ + kโ‚„)orde hโด; 4 evaluasi
FTCS eksplisitTแตขn+1 = Tแตขn + Fo(Ti+1n โˆ’ 2Tแตขn + Tiโˆ’1n)Fo = ฮฑฮ”t/ฮ”xยฒ โ‰ค 1/2
Persamaan siripฮธiโˆ’1 โˆ’ (2 + (mฮ”x)ยฒ)ฮธแตข + ฮธi+1 = 0mยฒ = hP/(kAc)
Angka jangkar โ€” hafalkan lima ini saja Fokritis = 0,5  โ€ข  rasio galat: 2 (orde h), 4 (orde hยฒ), 16 (orde hโด)  โ€ข  fColebrook = 0,02242 pada Re = 37 948  โ€ข  T(20 menit) = 52,0728 ยฐC dengan galat RK4 hanya 8,9ร—10โปโด  โ€ข  hopt untuk beda hingga โ‰ˆ 10โปโต, bukan sekecil-kecilnya.

Catatan verifikasi. Seluruh angka pada halaman ini dihitung oleh JavaScript di browser Anda saat halaman dibuka โ€” tidak ada nilai yang ditulis tangan ke dalam tabel hasil. Sebelum dipublikasikan, keluaran yang sama sudah dicocokkan dengan skrip Python terpisah (101 pencocokan, 0 selisih). Uji cek batas yang tertanam di halaman: Colebrook dengan ฮต = 0 harus runtuh menjadi hukum Karmanโ€“Prandtl; Simpson 1/3 harus eksak untuk polinom derajat tiga; rasio galat harus mendekati 2, 4, dan 16 sesuai orde metodenya; ฯGS harus sama dengan ฯJยฒ; skema FTCS harus tetap fisis pada Fo = 0,40 dan keluar dari rentang fisis pada Fo = 0,60.

Disusun untuk mata kuliah Komputasi Teknik, Program Magister Teknik Mesin โ€” 15 September 2026. Satu berkas HTML mandiri: tidak memuat pustaka eksternal dan berjalan penuh tanpa koneksi internet.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *