BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sistem propulsi merupakan salah satu komponen terpenting pada kapal yang berfungsi untuk mentransmisikan daya dari mesin utama menuju propeller melalui sistem poros. Dalam operasinya, sistem poros mengalami berbagai gaya dinamis yang dapat menimbulkan getaran. Apabila getaran yang terjadi melebihi batas yang diizinkan, maka dapat menyebabkan penurunan efisiensi transmisi daya, meningkatnya tingkat kebisingan, kerusakan komponen mekanis, hingga kegagalan struktur pada sistem propulsi kapal.
Seiring berkembangnya teknologi komputasi, analisis getaran tidak lagi hanya dilakukan menggunakan pendekatan teoritis dan perhitungan manual. Metode numerik mulai banyak digunakan karena mampu menyelesaikan permasalahan dinamis yang kompleks dan sulit diselesaikan secara analitik. Dengan metode numerik, respons getaran sistem dapat dianalisis pada berbagai kondisi operasional sehingga karakteristik dinamis sistem dapat dipahami dengan lebih baik.
Dalam proyek ini dilakukan analisis getaran sistem poros kapal menggunakan metode numerik untuk memahami hubungan antara massa, kekakuan, redaman, frekuensi eksitasi, serta potensi terjadinya resonansi. Selain itu, framework DAI5 digunakan sebagai pendekatan pembelajaran yang membantu proses berpikir engineering secara lebih sistematis, reflektif, dan terstruktur.
1.2 Rumusan Masalah
- Bagaimana penerapan metode numerik dalam analisis getaran sistem poros kapal?
- Bagaimana pengaruh massa, kekakuan, dan redaman terhadap respons getaran sistem?
- Bagaimana pengaruh frekuensi eksitasi terhadap potensi resonansi pada sistem poros kapal?
- Bagaimana framework DAI5 membantu proses analisis engineering secara sistematis?
1.3 Tujuan Penulisan
- Memahami penerapan metode numerik dalam analisis getaran sistem poros kapal.
- Menganalisis pengaruh parameter dinamis terhadap respons getaran.
- Mengidentifikasi potensi resonansi pada sistem poros kapal.
- Mengembangkan pola pikir engineering menggunakan framework DAI5.
1.4 Manfaat Penulisan
Manfaat Akademis
- Menambah pemahaman mengenai metode numerik dalam analisis getaran.
- Memahami konsep dinamika sistem dan resonansi pada sistem propulsi kapal.
Manfaat Praktis
- Membantu memahami perilaku dinamis sistem poros kapal.
- Menjadi dasar dalam evaluasi dan perancangan sistem propulsi yang lebih andal.
BAB II
DASAR TEORI
2.1 Sistem Poros Kapal
Sistem poros kapal berfungsi untuk mentransmisikan daya dari mesin utama menuju propeller. Sistem ini terdiri dari poros, bantalan, kopling, dan propeller yang bekerja secara terintegrasi dalam menghasilkan gaya dorong kapal.
2.2 Getaran Mekanis
Getaran merupakan gerakan bolak-balik suatu sistem terhadap posisi keseimbangannya. Pada sistem poros kapal, getaran dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan massa, gaya eksitasi mesin, maupun gangguan operasional lainnya.
Parameter utama yang memengaruhi getaran meliputi:
- Massa (m)
- Kekakuan (k)
- Redaman (c)
- Gaya eksitasi (F)
2.3 Frekuensi Natural
Frekuensi natural merupakan frekuensi alami suatu sistem ketika bergetar tanpa adanya gaya luar yang bekerja secara terus-menerus.
Persamaan frekuensi natural:
fn = (1/2ฯ) โ(k/m)
Frekuensi natural menjadi parameter penting karena berkaitan langsung dengan kemungkinan terjadinya resonansi.
2.4 Resonansi
Resonansi terjadi ketika frekuensi eksitasi mendekati frekuensi natural sistem sehingga amplitudo getaran meningkat secara signifikan.
Dampak resonansi:
- Kerusakan komponen
- Meningkatnya tegangan dinamis
- Penurunan umur pakai sistem
- Gangguan operasional kapal
2.5 Metode Numerik
Metode numerik merupakan teknik penyelesaian masalah matematika menggunakan pendekatan iteratif dengan bantuan komputer.
Dalam analisis getaran, metode numerik digunakan untuk:
- Menyelesaikan persamaan diferensial gerak
- Menghitung respons sistem
- Menganalisis frekuensi natural
- Memprediksi amplitudo getaran
2.6 Framework DAI5
Framework DAI5 digunakan sebagai pendekatan pembelajaran engineering yang terdiri dari:
- Deep Awareness
- Deep Understanding
- Deep Purpose
- Deep Responsibility
- Deep Reflection
Framework ini membantu proses analisis menjadi lebih terstruktur dan reflektif.
BAB III
METODOLOGI
3.1 Metode Penelitian
Metode yang digunakan dalam proyek ini meliputi:
- Studi literatur
- Analisis konseptual
- Pendekatan metode numerik
- Simulasi respons getaran
- Refleksi framework DAI5
3.2 Tahapan Analisis
1. Identifikasi Permasalahan
Mengidentifikasi pengaruh getaran terhadap sistem poros kapal.
2. Studi Literatur
Mempelajari:
- Dinamika sistem
- Getaran mekanis
- Resonansi
- Metode numerik
3. Penyederhanaan Model
Asumsi yang digunakan:
- Sistem linear
- Massa terkonsentrasi
- Kekakuan konstan
- Redaman viskos
4. Analisis Numerik
Menganalisis hubungan antara:
- Massa
- Kekakuan
- Redaman
- Frekuensi eksitasi
- Respons getaran
5. Interpretasi Hasil
Mengevaluasi hasil simulasi berdasarkan teori getaran dan kondisi nyata sistem propulsi kapal.
3.3 Diagram Alur Penelitian

- Identifikasi Masalah
- Studi Literatur
- Pemodelan Sistem
- Analisis Numerik
- Evaluasi Hasil
- Kesimpulan
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Pengaruh Massa terhadap Getaran
Berdasarkan analisis, peningkatan massa sistem menyebabkan frekuensi natural menurun sehingga respons sistem menjadi lebih lambat.
Hubungan yang diperoleh menunjukkan bahwa massa memiliki pengaruh signifikan terhadap karakteristik dinamis sistem poros kapal.
4.2 Pengaruh Kekakuan terhadap Getaran
Kekakuan yang lebih besar menghasilkan frekuensi natural yang lebih tinggi sehingga sistem menjadi lebih stabil terhadap gangguan getaran.
Namun peningkatan kekakuan juga harus mempertimbangkan aspek desain dan biaya produksi.
4.3 Analisis Resonansi
Hasil analisis menunjukkan bahwa amplitudo getaran meningkat ketika frekuensi eksitasi mendekati frekuensi natural sistem.
Kondisi ini menunjukkan adanya potensi resonansi yang dapat menyebabkan kerusakan pada sistem poros kapal apabila tidak diantisipasi dalam tahap desain.
4.4 Implementasi Framework DAI5
Deep Awareness
Memahami pentingnya analisis getaran terhadap keselamatan dan keandalan sistem propulsi kapal.
Deep Understanding
Memahami hubungan antara parameter dinamis dan respons sistem.
Deep Purpose
Menentukan tujuan analisis untuk mengidentifikasi potensi resonansi.
Deep Responsibility
Memastikan hasil analisis dilakukan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Deep Reflection
Merefleksikan proses pembelajaran dan penerapan metode numerik dalam engineering.
4.5 Analisis Engineering
Dari hasil analisis diperoleh bahwa:
- Metode numerik sangat membantu dalam analisis sistem dinamis.
- Resonansi merupakan kondisi kritis yang harus dihindari.
- Parameter massa, kekakuan, dan redaman sangat memengaruhi respons sistem.
- Hasil simulasi harus selalu dikaitkan dengan kondisi operasional nyata.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut:
- Metode numerik efektif digunakan dalam analisis getaran sistem poros kapal.
- Massa, kekakuan, dan redaman memiliki pengaruh signifikan terhadap respons getaran sistem.
- Resonansi terjadi ketika frekuensi eksitasi mendekati frekuensi natural sehingga amplitudo getaran meningkat secara drastis.
- Framework DAI5 membantu proses analisis menjadi lebih sistematis, reflektif, dan terarah.
- Analisis getaran penting untuk meningkatkan keandalan dan umur pakai sistem propulsi kapal.
5.2 Saran
- Perlu dilakukan simulasi menggunakan software analisis getaran seperti MATLAB atau ANSYS.
- Perlu dilakukan validasi hasil simulasi dengan data eksperimen.
- Penelitian selanjutnya dapat dikembangkan pada analisis getaran torsional dan lateral pada sistem poros kapal.
- Dapat dilakukan optimasi desain poros untuk mengurangi risiko resonansi.
DAFTAR PUSTAKA
- Rao, S.S. (2017). Mechanical Vibrations. Pearson Education.
- Thomson, W.T. (2018). Theory of Vibration with Applications. CRC Press.
- Lewis, E.V. (1988). Principles of Naval Architecture. SNAME.
- Rawson, K.J., & Tupper, E.C. (2001). Basic Ship Theory. Butterworth-Heinemann.
- Chapra, S.C. & Canale, R.P. (2015). Numerical Methods for Engineers. McGraw-Hill.