Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Halo semuanya, bagaimana kabarnya?
Perkenalkan saya Mellanie Jasmine Reyfanita, salah satu mahasiswa Universitas Indonesia dengan jurusan Teknik Perkapalan. Saya lahir di Jombang dan besar di Surabaya Orang tua saya berasal dari Mojokerto, sehingga sejak kecil saya cukup dekat dengan budaya dan suasana daerah tersebut. Sampai sekarang, saya dan keluarga masih sering pulang ke kampung halaman ketika memiliki waktu luang. Bagi saya, tempat itu selalu memiliki suasana yang berbeda dibandingkan hiruk pikuk kehidupan di kota besar. Kehidupannya lebih tenang, orang-orangnya lebih santai, dan semuanya terasa berjalan lebih pelan. Hal-hal sederhana seperti duduk bersama keluarga, berbincang di sore hari, atau menikmati makanan khas daerah menjadi sesuatu yang selalu saya rindukan ketika kembali ke sana.
Saat ini saya berusia 19 tahun. Keseharian saya diisi dengan perjalanan dari rumah menuju Universitas Indonesia di Depok, Jawa Barat. Perjalanan tersebut memakan waktu kurang lebih 3 menit setiap harinya. Meskipun melelahkan, perjalanan itu sudah menjadi bagian dari rutinitas yang perlahan saya biasakan. Kadang perjalanan terasa sangat panjang, terutama ketika tugas sedang banyak atau kondisi tubuh sedang lelah. Namun dari situ saya belajar untuk menghargai waktu dan menjaga semangat agar tetap bisa menjalani hari dengan baik.
Pendidikan saya dimulai dari TK di Kristen Bethel 1 , kemudian melanjutkan SD di SDI Little Camel, SMP di MTS PM, hingga SMA di SMA AWH Sejak SMA, saya memiliki keinginan untuk bisa melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia. Karena itu, saya berusaha mengikuti berbagai proses seleksi yang ada. Saya sempat mencoba jalur SNBP, dan bersyukur akhirnya diberikan kesempatan untuk diterima di Universitas Indonesia.
Teknik Perkapalan sendiri awalnya bukan jurusan yang benar-benar saya bayangkan sejak awal. Namun seiring berjalannya waktu, saya mulai mencoba memahami dan menjalani pilihan ini dengan lebih serius. Saya percaya bahwa terkadang hidup membawa kita ke tempat yang sebelumnya tidak pernah kita rencanakan, tetapi bukan berarti tempat tersebut tidak bisa menjadi sesuatu yang baik untuk masa depan kita.
Perjalanan selama menjadi mahasiswa tentu tidak selalu mudah. Ada masa-masa ketika saya merasa lelah, kehilangan semangat, atau mempertanyakan kemampuan diri sendiri. Terkadang tuntutan perkuliahan, ekspektasi sekitar, dan berbagai hal lain membuat saya merasa ingin berhenti sejenak. Namun di sisi lain, saya juga sadar bahwa setiap proses yang dijalani saat ini adalah bagian dari perjuangan untuk masa depan. Saya percaya bahwa semua orang memiliki perjalanan hidupnya masing-masing, dan setiap orang sedang berusaha bertahan dengan caranya sendiri.
Dalam perjalanan hidup saya sampai saat ini, saya menyadari bahwa tidak semua hal berjalan sesuai rencana. Ada harapan yang tidak tercapai, ada rasa kecewa, dan ada keadaan yang memaksa saya untuk belajar lebih dewasa. Tetapi dari semua itu, saya memahami bahwa proses kehidupan bukan hanya tentang keberhasilan, melainkan tentang bagaimana seseorang tetap mencoba berjalan meskipun sedang merasa lelah. Saya mungkin bukan seseorang yang selalu memiliki motivasi besar setiap hari, tetapi saya ingin terus belajar untuk tidak mudah menyerah. Bagi saya, menjadi mahasiswa Universitas Indonesia bukan hanya tentang kebanggaan semata, tetapi juga tentang tanggung jawab untuk menghargai kesempatan, perjuangan keluarga, dan masa depan yang sedang saya usahakan perlahan-lahan.