بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُ
Izin Prof.. Sebagai kelanjutan dari pembelajaran sebelumnya, ingin menunjukkan progress report saya untuk minggu ini; dimana proyek saya mencakup materi: “Optimasi angle of attack terhadap rasio lift-to-drag (L/D) menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD)”.
Dari riset dan pengerjaan yang telah saya lakukan sejauh ini, saya sudah menentukan beberapa asumsi dan parameter yang digunakan untuk menyederhanakan proses simulasi aerodinamika, yaitu:
– Fluida diasumsikan berupa udara incompressible dengan massa jenis 1,225 kg/m³.
– Simulasi dilakukan dalam kondisi steady-state dan turbulent flow.
– Model turbulensi yang digunakan adalah k-omega SST karena model ini cukup baik untuk analisis aerodinamika dan prediksi flow separation.
– Geometri airfoil dianggap rigid dan tidak mengalami deformasi selama simulasi.
– Simulasi dilakukan pada domain 2D untuk mempermudah analisis awal optimasi angle of attack.
– Angle of attack divariasikan dengan mengubah arah velocity inlet tanpa merotasi geometri airfoil secara langsung.
Pada progress minggu ini, saya sudah berhasil:
– Menentukan geometri airfoil dan computational domain yang digunakan untuk simulasi CFD.
– Membuat mesh menggunakan blockMesh dan snappyHexMesh pada OpenFOAM.
– Menentukan boundary conditions seperti velocity inlet, pressure outlet, symmetry boundary, serta no-slip wall pada permukaan airfoil.
– Menjalankan simulasi menggunakan solver simpleFoam hingga mencapai convergence.
– Menghubungkan hasil simulasi dengan ParaView untuk melakukan visualisasi pressure contour, velocity contour, dan streamline.
– Mulai mengamati perubahan pola aliran udara, distribusi tekanan, serta indikasi wake dan flow separation pada airfoil.

Namun, karena OpenFOAM tidak berjalan secara native pada perangkat yang saya gunakan, simulasi akhirnya dijalankan menggunakan Google Colab



Untuk selanjutnya, hal-hal yang perlu saya lakukan adalah:
– Melakukan simulasi pada beberapa variasi angle of attack.
– Mengekstrak nilai coefficient of lift (Cl) dan coefficient of drag (Cd) dari hasil simulasi.
– Membandingkan rasio lift-to-drag (L/D) pada tiap angle of attack untuk menentukan sudut optimum.
– Mengamati pengaruh flow separation terhadap peningkatan drag dan penurunan performa aerodinamika.
– Menyusun interpretasi hasil visualisasi CFD dan grafik performa aerodinamika untuk laporan akhir proyek.
Sekian yang dapat saya sampaikan kali ini Prof, bila ada salah kata, mohon dibukakan pintu maaf sebesar besar nya, Terima Kasih, Prof..
مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ
“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, No. 2699)
َوَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَات