ccitonline.com

CCIT – Cara Cerdas Ingat Tuhan

| AI-DAI5 | DAI5 AI Agents | NIC | ZWI | | CCITEdu | DAI5 eBook | CFDSOF | Donation | Download | CCIT Corporation | DAI5 | 33 Kriteria Evaluasi Penerapan DAI5 | Search |

Metode Numerik 03- Laporan Akhir Proyek Minggu Ini _Bryan Umbu Papi Hanggamara (23061554320)

STUDY CASE: “Implementasi Metode Numerik dalam Simulasi Dispersi Gas Berbahaya Menggunakan Software ALOHA”. 

CONTOH CASE STUDY :  Dispersi Gas Berbahaya Menggunakan Software ALOHA”. 

Konteks Kejadian:

  1. Pada hari senin, 4 mei 2026 tepat pada pukul 13.00 WIB, sedang berlangsung kegiatan praktikum di gedung laboratorium Departemen Teknik Mesin, fakultas teknik universitas indonesia, Depok. Salah satu modul praktikum menggunakan Gas Klorin (Cl2) yang disimpan dalam tangki silinder Horizontal bertekanan

Kronologi Insiden:

Akibat adanya korosi pada katup (safety valve) yang tidak terdeteksi, terjadi kegagalanย  mekanis saat pengambilan sampel. Hal ini menyebabkan kebocoran gas melalui lubang berdiameter 0,5 cm. Gas klorin yang bersifatย  toksik dan lebih berat dari udara mulai menyebar ke area lingkungan laboratorium. Klorin yang bocor berada dalam kondisi Gas bertekanan dengan tekanan internal tangki sebesar 6 atm dan suhu internal 250C. Tangki penyimpanan memiliki volume 0.2 m3 dengan diameter 0.4 dan panjang 1.5 meter. Menurut data dari BMKG, pada hari itu sedang berlangsung hujan petir dengan kelembabanย  90%.ย  Suhu udara tercatat sebesar 25 derajat C dengan kecepatan anginย  mencapai 1.2 km/jam (0.33 m/s) bertiup dari arah Utara. Dengan kondisi ini, lingkungan sekitar laboratorium dikategorikan sebagai area urban dengan kondisi stabilitas atmosfer kelas B, yang menunjukanย  kondisi atmosfer yang relatif stabil dengan sedikit turbulensi. ketika gas klorin bocor, mahasiswa yang berada dilokasi mulai mengalami gejalaย  seperti batuk, iritasi mata, dan kesulitan bernafas. Dosen dan asisten laboratorium langsung bergegas untuk mengevakuasi mahasiswa serta langsung menghubungiย  tim keselamatan kampus. Dimanakah zona aman dan berbahaya dari dispersi gas bahan kimia tersebut? dan apa Dampak yang diberikan

LAPORAN PROYEK

ALOHA (Area locations of Hazardous Atmospheres) adalah program pemodelan yang memperkirakan Zona ancaman (Threat Zone), yang terkait dengan pelepasan zat kimia berbahaya , termasuk awan gas beracun, kebakaran, beracun, dan ledakan. Diman Zona ancaman (Threat zone) adalah area dimana bahaya (seperti toksisitas) telah melampaui level concern (LOC) yang ditentukan pengguna. Yang diman ALOHA merupakan bagian dari rangkaian perangkat lunak COMEO untuk responden darurat dan perencana.ย ย 

Fitur utama pada program adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan generate skenario kasus, termasuk zona ancaman (Threat zone), ancaman di lokasi tertentu, dan grafik sumber bahaya.
  2. Menghitung seberapa cepat bahan kimia keluar dari tangki, genangan air (di darat dan air), dan pipa gasโ€”dan memprediksi bagaimana laju pelepasan tersebut berubah seiring waktu.
  3. Memodelkan banyak skenario pelepasan: awan gas beracun, BLEVE (Boiling Liquid Expanding Vapor Explosions), kebakaran jet, ledakan awan uap, kebakaran kolam, dan area yang mudah terbakar. Lihat skenario yang tersedia menurut jenis sumber rilis.
  4. Mengevaluasi berbagai jenis bahaya (bergantung pada skenario pelepasan): toksisitas, sifat mudah terbakar, radiasi termal, dan tekanan berlebih.
  5. Menampilkan zona ancaman pada peta MARPLOT (dan juga pada ArcMap Esri dengan tautan Eksternal Alat Impor ArcMap ALOHA. dan Google Maps dan Google Earth menggunakan fitur ekspor sebagai KML).

Pada gambar 1 adalah: CONTOH CASE STUDY :ย  Dispersi Gas Berbahaya Dimana pada contoh ini akan mengestimasi perkiraan zona ancaman (Threat Zone) ancaman gas beracun. Dimana dalam resiko ini, zona merah, orange, dan kuning menunjukan area dimana Aloha memprediksi bahwa ambang batas LOC tertentu akan melampaui pada beberapa waktu setelah rilis. Dimana ketika saya sudah menampilkan zona ancaman di ALOHA, kita langsung dapat memplotkan di peta MARPLOT (seperti yang ditunjukan di sebelah kiri di bawah). Setelah itu, kita langsung dapat mengekspornya sebagai file ke KML yang langsung dapat diimpor ke google maps, ataupun teman-teman bisa menggunakan google earth

https://docs.google.com/document/d/1fLU8CrwynWcHM7yiXVppO1uch6dwFIsSVSeu1Rl4Buk/edit?usp=sharing


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *