Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi/siang/sore/malam Prof DAI dan teman-teman sekalian. Perkenalkan nama saya Annisa Nabila, mahasiswa program studi Teknik Perkapalan angkatan 2024 dengan NPM 2406406484. Saya akan menyampaikan apa saja yang saya pelajari di pekan ini.
Selama satu pekan ini, saya mulai memfokuskan pembelajaran metode numerik pada teori dan pendekatan perhitungan yang akan digunakan dalam karya ilmiah tugas besar saya. Topik yang saya ambil berfokus pada analisis perbandingan hambatan kapal nelayan pada konfigurasi lambung monohull dan multihull menggunakan metode numerik. Dalam proses pembelajaran ini, saya juga mulai mengaitkan materi metode numerik dengan mata kuliah lain yang sedang dipelajari seperti Hidrodinamika Kapal serta Hambatan dan Propulsi. Dari mata kuliah tersebut saya mulai memahami konsep dasar hambatan kapal, pengaruh bentuk lambung terhadap aliran fluida, serta hubungan antara hambatan kapal dengan kebutuhan daya propulsi dan efisiensi operasional kapal.
Karena penelitian ini membahas hambatan kapal, saya mulai mempelajari teori dasar hidrodinamika seperti total resistance, friction resistance, dan wave resistance untuk memahami bagaimana gaya hambat bekerja pada kapal yang bergerak di air. Hambatan total kapal dinyatakan dengan persamaan:
RT = RF + RW + RA
di mana RT merupakan hambatan total, RF adalah hambatan gesek, RW merupakan hambatan gelombang, dan RA merupakan hambatan tambahan lainnya. Dari teori tersebut saya mulai memahami bahwa perubahan bentuk lambung dan kecepatan kapal akan mempengaruhi pola aliran fluida dan besar hambatan yang dihasilkan. Selain itu, saya juga mulai mempelajari parameter penting dalam analisis hambatan kapal seperti Reynolds Number dan Froude Number. Reynolds Number digunakan untuk mengetahui karakteristik aliran fluida di sekitar lambung kapal dengan persamaan:
Re = (V ร L) / ฮฝ
sedangkan Froude Number digunakan untuk melihat pengaruh pembentukan gelombang terhadap kapal dengan persamaan:
Fn = V / โ(g ร L)
Pada tahap ini saya juga mempelajari metode Holtrop-Mennen yang digunakan untuk memperkirakan hambatan kapal displacement berdasarkan parameter utama kapal. Dalam metode tersebut digunakan perhitungan friction coefficient menggunakan rumus ITTC 1957:
CF = 0.075 / (log10(Re) โ 2)^2
kemudian digunakan untuk menghitung hambatan gesek kapal dengan persamaan:
RF = 0.5 ร ฯ ร Vยฒ ร S ร CF
Dari proses ini saya mulai memahami bagaimana metode numerik digunakan untuk membantu menyelesaikan perhitungan hidrodinamika kapal yang cukup kompleks secara lebih sistematis dan mendekati kondisi nyata.
Selain mempelajari teori hidrodinamika dan hambatan kapal, saya juga mulai mempelajari regresi polinomial untuk membantu mengolah data hasil simulasi hambatan kapal. Regresi digunakan untuk memperoleh hubungan matematis antara kecepatan kapal dan hambatan total melalui persamaan umum:
R = aVยฒ + bV + c
Pada metode ini, data hambatan hasil simulasi pada beberapa variasi kecepatan diolah untuk memperoleh persamaan pendekatan yang dapat menggambarkan karakteristik kenaikan hambatan kapal. Dari proses ini saya mulai memahami bahwa hubungan antara hambatan dan kecepatan kapal bersifat non-linear, sehingga regresi polinomial lebih sesuai digunakan dibandingkan regresi linear biasa. Saya juga mulai memahami bahwa regresi termasuk salah satu penerapan metode numerik karena digunakan untuk melakukan pendekatan matematis terhadap data hasil simulasi sehingga pola hubungan antar variabel dapat dianalisis secara lebih terstruktur.
Pada tahap ini saya juga sudah mulai melakukan pemodelan kapal monohull dan multihull menggunakan Maxsurf Modeler sebagai model dasar yang nantinya akan digunakan dalam simulasi hambatan kapal. Dalam proses pengerjaan tugas besar, saya juga menggunakan AI-DAI5 untuk membantu memahami teori yang relevan serta menyusun tahapan analisis secara lebih sistematis. Pada tahap initial thinking, saya mulai menentukan parameter yang mempengaruhi hambatan kapal seperti bentuk lambung, jumlah lambung, dan kecepatan kapal. Selanjutnya pada tahap idealization, saya mulai menyederhanakan model dan asumsi analisis agar simulasi numerik dapat dilakukan secara lebih terarah. Dari proses ini saya mulai memahami bagaimana teori metode numerik, hidrodinamika kapal, dan simulasi komputasi saling berkaitan dalam proses penyelesaian masalah teknik perkapalan.
Sekian yang bisa saya sampaikan, terima kasih prof dan teman-teman atas perhatiannya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.