Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Prof. DAI dan teman-teman,Semoga Prof. DAI dan teman-teman selalu dalam keadaan sehat dan diberikan kelancaran dalam setiap aktivitas.
Perkenalkan, saya Citra Novita Hasari, mahasiswa Teknik Perkapalan Angkatan 2024. Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan progres ke-3 dari pengembangan studi optimasi kapal menggunakan pendekatan metode numerik dan framework DAI5.
Pada progres sebelumnya, saya mulai memahami bahwa optimasi kapal tidak hanya berhubungan dengan model matematis, tetapi juga harus mempertimbangkan kondisi nyata di galangan kapal seperti keterbatasan material, proses fabrikasi, efisiensi biaya, dan standar keselamatan. Pada progres kali ini, saya mencoba memperdalam pemahaman tersebut dengan mulai melihat hubungan optimasi kapal dengan pendekatan simulasi dan analisis numerik secara lebih sistematis.
Dalam progres ini, saya mulai memahami bahwa hubungan antara hambatan, kecepatan, dan kebutuhan daya kapal tidak hanya dapat dianalisis melalui persamaan dasar, tetapi juga dapat divisualisasikan melalui pendekatan simulasi seperti CFD (Computational Fluid Dynamics). Dari sini saya mulai melihat bahwa metode numerik memiliki peran penting sebagai dasar proses simulasi dalam menganalisis perilaku fluida di sekitar lambung kapal.
Saya menyadari bahwa ketika kecepatan kapal meningkat, pola aliran fluida di sekitar kapal juga berubah dan menyebabkan peningkatan hambatan yang berdampak langsung pada kebutuhan daya. Pemahaman ini membuat saya mulai melihat optimasi secara lebih luas, tidak hanya dari hasil perhitungan matematis tetapi juga dari bagaimana fenomena fisik terjadi pada kondisi nyata.
Pada tahap ini, saya juga mulai memahami bahwa penggunaan software simulasi bukan hanya tentang menjalankan program, tetapi memerlukan pemahaman konsep numerik, penentuan parameter, boundary condition, serta interpretasi hasil simulasi agar hasil yang diperoleh tetap relevan dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis.
Melalui framework DAI5, saya merasakan proses analisis menjadi lebih terarah dan mendalam.
Pada tahap Deep Awareness of I, saya semakin memahami bahwa optimasi kapal di dunia industri harus mempertimbangkan banyak aspek secara bersamaan, seperti performa kapal, efisiensi energi, biaya operasional, kemudahan produksi di galangan, hingga dampak lingkungan. Dari sini saya menyadari bahwa solusi terbaik bukan hanya yang paling optimal secara teori, tetapi yang paling realistis untuk diterapkan.
Pada tahap Intention, saya mulai menetapkan tujuan yang lebih spesifik, yaitu memahami bagaimana metode numerik dan simulasi dapat digunakan untuk membantu proses optimasi kapal secara lebih akurat dan terukur.
Kemudian pada tahap Initial Thinking, saya mulai menghubungkan konsep matematis dengan fenomena fisik yang terjadi pada kapal. Saya memahami bahwa parameter dalam model sebenarnya merepresentasikan kondisi nyata seperti bentuk lambung, interaksi fluida, distribusi tekanan, dan pola aliran yang memengaruhi performa kapal secara keseluruhan.
Pada tahap Idealization, saya mulai memahami bahwa simulasi dan model numerik tetap membutuhkan penyederhanaan agar proses analisis dapat dilakukan secara efisien. Namun, saya juga menyadari bahwa penyederhanaan tersebut harus tetap mendekati kondisi nyata agar hasil optimasi tidak terlalu ideal dan masih memungkinkan untuk diterapkan di lapangan.
Selanjutnya pada tahap Instruction Set, saya mulai menyusun langkah kerja secara lebih sistematis, mulai dari menentukan parameter analisis, memahami hubungan antar variabel, memilih pendekatan metode numerik, menentukan asumsi simulasi, hingga mengevaluasi apakah hasil yang diperoleh sudah sesuai dengan kondisi fisik dan logika teknik.
Dibandingkan dengan progres sebelumnya, saya merasa pada progres ke-3 ini pemahaman saya mulai berkembang dari sekadar memahami hubungan persamaan menuju pemahaman bagaimana metode numerik dan simulasi digunakan dalam proses engineering secara nyata. Saya juga mulai memahami bahwa hasil analisis teknik harus selalu dikaitkan dengan kondisi operasional dan keterbatasan di dunia industri agar solusi yang dihasilkan benar-benar aplikatif.
Ke depan, saya akan mulai mencoba implementasi metode numerik dan simulasi sederhana secara lebih konkret, baik melalui perhitungan manual maupun software, sehingga pemahaman konsep yang telah dipelajari dapat lebih terhubung dengan proses analisis teknik perkapalan secara langsung.
Sekian laporan progres ke-3 dari saya.
Wassalamuโalaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Hormat saya,
Citra Novita Hasari
2406361196