assalamualaikum prof dan teman teman disini saya akan menceritakan hasil belajar saya sebelumnya izin memperkenalkan diri saya Beril Arrahman dengan NPM 2406344183, ingin menceritakan hasil belajar saya mengenai hubungan antara pembelajaran Metode Numerik dengan CFD (Computational Fluid Dynamics) yang merupakan bagian dari CAE (Computer Aided Engineering) untuk menganalisis fenomena fluida secara numerik dengan bantuan komputer. Awalnya saya mengira Metode Numerik hanyalah mata kuliah teoritis yang penuh dengan rumus iterasi, matriks, dan galat yang tidak ada hubungannya dengan dunia teknik yang saya cita-citakan, tetapi semuanya berubah ketika saya mulai mempelajari CFD. Saya menyadari bahwa CFD tidak akan pernah bisa bekerja tanpa metode numerik, karena persamaan-persamaan diferensial yang mengatur aliran fluida (seperti persamaan Navier-Stokes) tidak dapat diselesaikan secara analitik, sehingga harus dipecah menjadi bentuk diskrit menggunakan pendekatan numerik seperti beda hingga (finite difference) atau volume hingga (finite volume). Dari sinilah saya mulai memahami bahwa setiap kali saya menjalankan simulasi CFD di komputer, sebenarnya komputer sedang melakukan ribuan iterasi seperti metode Gauss-Seidel yang pernah saya pelajari, menyelesaikan sistem persamaan linear dalam jumlah besar, serta menghitung tingkat konvergensi dan galat agar hasil simulasi akurat dan stabil. Pengalaman belajar ini membuka mata saya bahwa Metode Numerik adalah fondasi utama dari CFD, dan tanpa memahaminya, seseorang hanya akan menggunakan CFD sebagai “kotak hitam” tanpa bisa menilai apakah hasil simulasinya benar atau hanya kesalahan numerik semata. Kini saya merasa bersyukur telah mempelajari keduanya, karena saya bisa melihat langsung bagaimana teori numerik yang dulu terasa abstrak menjadi alat yang sangat nyata dan bermanfaat dalam menganalisis fenomena fluida dengan bantuan komputer.