Alasan saya mengambil topik ini karena hambatan air merupakan salah satu faktor utama yang sangat berpengaruh terhadap performa dan efisiensi operasional kapal. Ketika kapal bergerak di dalam air, kapal akan mengalami gaya hambatan yang berasal dari interaksi antara lambung kapal dengan fluida di sekitarnya. Hambatan ini terdiri dari beberapa komponen, seperti hambatan gesek, hambatan gelombang, dan hambatan bentuk, yang semuanya berkontribusi terhadap total gaya yang harus diatasi oleh mesin kapal.
Seiring dengan meningkatnya kecepatan kapal, gaya hambatan yang terjadi juga akan meningkat secara signifikan, sehingga berdampak langsung pada kebutuhan daya mesin dan konsumsi bahan bakar. Oleh karena itu, pemahaman yang baik mengenai hubungan antara kecepatan kapal dan hambatan sangat penting dalam perancangan kapal yang efisien, baik dari segi energi maupun biaya operasional.
Melalui pendekatan metode numerik, analisis terhadap hambatan kapal dapat dilakukan secara lebih sistematis dan akurat. Metode ini memungkinkan pemodelan hubungan matematis antara kecepatan kapal dan gaya hambatan, serta memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai perubahan hambatan pada berbagai kondisi kecepatan. Selain itu, metode numerik juga dapat digunakan untuk melakukan simulasi tanpa harus melakukan eksperimen langsung yang memerlukan biaya dan waktu yang besar.
Dengan adanya analisis ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai karakteristik hambatan kapal serta hubungan antara kecepatan dan gaya hambatan yang terjadi. Hasil dari penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya meningkatkan efisiensi energi kapal serta mendukung pengembangan desain kapal yang lebih optimal di masa mendatang.