ccitonline.com

CCIT – Cara Cerdas Ingat Tuhan

| AI.DAI5 | DAI5 eBook Free Download | CFDSOF | VisualFOAM | PT CCIT Group Indonesia | 8N8 |

Analisis Curve Fitting menggunakan Integrasi Numerik dengan 33 Kriteria Evaluasi Framework DAI 5 – Ghina Khairani – 2306215274

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Pada blog kali ini, saya Ghina Khairani dengan NPM 2306215274 dari kelas metnum 03 akan memberikan pembahasan mengenai tugas yang telah diberikan. Sebelumnya Puji dan Syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat sehat dan akal untuk berpikir sehingga saya dapat mengerjakan tugas ini. 

Pada blog kali ini saya akan membahas analisis saya dalam memahami masalah curve fitting yang mana menggunakan integrasi numerik dengan tools berupa 33 kriteria evaluasi framework DAI 5. Saya menggunakan hasil simulasi saya pada tugas sebelumnya.

Curve fitting adalah bagaimana menemukan atau cara terbaik untuk menggambar kurva yaang smooth dari titik titik data yang tersebar. Data tersebut diolah sehingga terlihatlah koneksi menyeluruh menggunakan persamaan. Melakukan curve fitting pada masa sekarang sudah semakin mudah karena dibantu oleh adanya fitur-fitur mendukung pada software yang digunakan, tetapi sebagai seorang engineer harus lah mengetahui bagaimana sebenarnya proses curve fitting ini terjadi mulai dari sebuah data mentah.

Deep Awareness of I

Pada tahap ini ditekankan mengenai kesadaran mendalam akan diri sendiri serta hubungan dengan sang pencipta sebagai dasar proses analisis pemecahan masalah

  1. Consciousness of Purpose

Bahwa dalam belajar memahami curve fitting dan integrasi numerik bukan hanya untuk masa depan semata dalam bekerja tetapi menjadi bukti usaha kita untuk lebih mengenal kebesaran Allah yang telah memberikan kita akal untuk berpikir dan menganalisis

  1. Self Awareness

Karena materi ini bukan materi yang mudah, maka dalam memahami hal ini saya berusaha semaksimal mungkin untuk berpikir kritis dan objektif sehingga dapat memahami nya secara keseluruhan

  1. Ethical Consideration

memikirkan bagaimana dapat diaplikasikan pada dunia nyata dan bermanfaat.  selain itu melakukan proses ini dengan integritas dan memastikan kembali hasil data simulasi.

  1. Integration of CCIT

Menjalankan analisis dan memaksimalkan pemahaman dengan nilai tulus, karena kembali lagi mengingat bahwa ilmu yang digunakan adalah anugerah dan hal yang harus disyukuri

  1. Critical Reflection

Dengan memahami curve fitting yang dapat digunakan pada banyak aplikasi dan berdampak positif pada masyarakat seperti menganalisis aliran fluida untuk penelitian ataupun pencegahan bencana.

  1. Continuum of Awareness

Konsisten menjaga niat dan kesadaran dari awal sampai nanti akhir agar fokus pada tujuan yang baik dan benar

Intention

  1. Clarity of Intent

Niat yang jelas untuk mendapatkan pemahaman yang akurat mengenai cara kerja curve fitring untuk diatribusi suhu dari data simulai yang dapat digunakan jntuk analisis lanjut

  1. Alignment of Objectives

Menghasilkan model yang berguna untuk aplikasi keteknikan yang dapat berguna untuk kebaikan

  1. Relevance of Intent

Niat ini relevan karena untuk belajar pengaplikasian dan memahami nya secara mendalam sebelum digunakan dalam pengaplikasian

  1. Sustainability Focus

Model curve fitting ini dapat membantu dalam aplikasi efisiensi ensrgi untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan aplikasi lain

  1. Focus on Quality

Bagaimana menjaga kualitas niat dan hasil yang berkualitas dalam melakukan pemahaman ini seperti mengapa harus digunakan error paling minimum dan lainnya

Initial Thinking

  1. Problem Understanding

memahami bahwa data simulasi heat conduction 2D berupa titik-titik suhu (x, y, T), dan perlu fungsi T(x, y) yang kontinu. dan curve fitting berasal dari menurunkan error dati variabel yang belum diketahui

  1. Stakeholder Awareness

Pihak yang terdampak adalah saya sendiri yang belajar, teman teman yang membaca blog ini, serta kedepannya apabila ada pihak lain yang membutuhkan

  1. Contextual Analysis

Data simulasi dihasilkan dalam konteks fisik (persamaan panas 2D), sehingga curve fitting harus selaras dengan hukum fisika.

  1. Root Cause Analysis

mengidentifikasi bahwa ketidakakuratan curve fitting bisa disebabkan oleh pemilihan model yang salah (misalnya, polinomial derajat rendah) atau error numerik dari integral

  1. Relevance of Analysis

Analisis awal yang relevan karena mempertimbangkan distribusi suhu yang realistis berdasarkan simulasi.

  1. Use of Data and Evidance

menggunakan data simulasi yang valid (misalnya, dihasilkan dari metode finite difference) untuk mendukung curve fitting

Idealization

  1. Assumption Clarity

mengasumsikan distribusi suhu sapat dimodelkan dengan polinomial 2D

T(x,y) = a + bx + cxยฒ

  1. Creativity and Innovation

mencoba pendekatan kreatif dengan membandingkan beberapa model (polinomial, eksponensial, dll.) untuk menemukan yang paling sesuai.

  1. Physical Realism

Model curve fitting harus sesuai dengan hukum fisika, misalnya suhu tidak boleh bernilai negatif atau melanggar batasan simulasi.

  1. Alignment with Intent

Model yang dipilih tetap selaras dengan tujuan awal, yaitu menghasilkan distribusi suhu yang akurat

  1. Scalability & adaptability

Model curve fitting dapat digunakan untuk domain yang lebih besar dengan menyesuaikan koefisiendan fleksibel pada polinomial 2 keatas

  1. Simplicity & Elegance

Digunakan polinomial derajat rendah karena menyesuaikan simulasi dan agar lebih mudah untuk memahami cara kerja curve fitting

Instruction Set

  1. Clarity of Steps

pertama ambil data simulasi, tentukan model polinomial, gunakan integral numerik (metode Simpson) untuk menghitung koefisien, lakukan fitting dengan least squares, validasi hasil.

  1. Comprehensiveness

proses yang mencakup semua aspek mulai dari pemilihan model hingga validasi error

  1. Physical Interpretability

Hasil curve fitting dapat diinterpretasikan sebagai distribusi suhu (ada pada blog sebelumnya pada tugas 3)

  1. Error Minimization

Dengan memahami dan menggunakan least square untuk meminimalkan error antara data simulasi dengan model

  1. Verif & Validation

memverifikasi hasil dengan membandingkan nilai suhu model dengan data simulasi, serta memvalidasi dengan persamaan panas 2D.

  1. Iterative Approuch

Mengulangi nya kembali jika error terlalu besar sehingga mendapat hasil yang tepat. dapat digunakan metode pendekatan lain juga

  1. Sustainability Integration

Model ini sangat berguna dan membantu dalam banyak aplikasi sustainability

  1. Communication Effectiveness

Menyampaikannya dengan langkah dan hasil serta benar benar memahami proses curve fitting dengan akurat dan jelas

  1. Alignment with DAI 5

Dibuktikan dengan jawaban dari 33 kriteria ini

  1. Documentation Quality

Dokumentasi proses mulai dari data simulasi, model, bentuk distribusi, dan lainnya (terdapat di tugas 3)

Link Referensi tugas 3