Nabil Ahza Bustami – 2306265493
Sistem Aerodinamika
Aerodinamika adalah cabang ilmu teknik yang mempelajari pergerakan dari udara dan interaksinya dengan benda padat, seperti pesawat terbang, mobil, motor, maupun kendaraan lainnya. Teori aerodinamika melibatkan analisis gaya-gaya yang bekerja pada benda saat bergerak melalui udara, seperti gaya angkat (lift), gaya hambat (drag), dan gaya dorong (thrust).
- Gaya Angkat (Lift)
Gaya angkat adalah gaya yang dihasilkan oleh perbedaan tekanan antara permukaan atas dan bawah suatu benda (misalnya sayap pesawat). Teori dasar gaya angkat dijelaskan olehย Hukum Bernoulliย danย Prinsip Koanda - Gaya Hambat (Drag)
Gaya hambat adalah gaya yang menghambat gerakan benda melalui udara. Gaya ini terdiri dari dua komponen utama:ย hambatan parasitย (parasitic drag) danย hambatan induksiย (induced drag).


Aerodinamika dengan Metode Numerik
Dalam metode numerikal, aerodinamika dapat digunakan dengan mensimulasikan arah udara disekitar benda. Hal ini melibatkan metode komputasi seperti CFD (Computerized Fluid Dynamics) dengan tujuan simulasi aliran udara di sekitar benda seperti sayap pesawat, mobil, atau struktur lainnya, tanpa perlu melakukan eksperimen fisik yang mahal dan rumit.
Aplikasi CFD dalam Aerodinamika
Pesawat terbang: Menganalisis distribusi tekanan, gaya lift, dan drag pada sayap dan badan pesawat.
Mobil: Mengoptimalkan bentuk mobil untuk mengurangi drag dan meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Struktur bangunan: Mempelajari efek angin pada gedung tinggi atau jembatan.
Dengan menggunakan metode numerik seperti CFD dalam Teknik Aerodinamika sangat memudahkan engineer dalam memprediksi dan mengoptimalkan performa aerodinamika suatu desain secara efisien, yang sangat penting dalam industri aerospace, otomotif, dan energi.

Link simulasi CFDSOF pada heat condution 2D