Menabung merupakan kegiatan menyisakan sebagian uang untuk disimpan yang nantinya dapat digunakan untuk masa depan. Menabung tersendiri sering kali dianggap sebagai langkah awal dalam mengelola keuangan yang sehat. Namun, banyak dari kita yang keliru. Dimana dengan kita menabung tanpa mempertimbangkan faktor ekonomi seperti inflasi dapat mengakibatkan penurunan pada mata uang seiring waktu. Dengan kita belajar metode numerik, kita dapat menganalisis dan merencanakan strategi keuangan yang lebih optimal, termasuk dalam mencapai financial freedom atau kebebasan finansial.
Inflasi tersendiri merupakan suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasa. Jika inflasi tidak diperhitungkan, maka tabungan yang kita simpan hari ini lama kelamaan akan tidak memiliki nilainya jika terus stagnan. Sebagai contoh, jika inflasi tahunan rata-rata adalah 5%, maka uang sebesar Rp10.000.000 yang disimpan selama lima tahun akan mengalami depresiasi nilai riil menjadi Rp7.837.000. jika dilihat meski nominalnya tidak berubah, Nilai uangnya kurang hampir 22% dalam lima tahun. Oleh karena itu, menabung akan merugi terus jika stagnan dikarenakan adanya inflasi.


Untuk meredam inflasi pada Tabungan, kita perlu menginvestasikan Tabungan kita dalam instrumen yang menawarkan tingkat bunga atau keuntungan yang lebih tinggi dari inflasi. Sebagai contoh, yaitu melakukan deposito pada bank yang mempunya bunga 6% per tahun. Dengan melakukan investasi ini setidaknya kita bisa menutupi inflasi yang terjadi setiap tahunnya.

Tujuan menabung tersendiri yaitu kita ingin mrncapai status financial freedom Dimana kita memiliki cukup aset atau mempunyai passive income untuk memenuhi kebutuhan hidup tanpa harus bekerja aktif setiap hari dan tidak perlu takut untuk terkena inflasi setiap tahunnya
Salah satu cara untuk mencapai kondisi tersebut yaitu dengan cara menggunakan metode 4% Rule, yang menyatakan bahwa kita dapat hidup dari hasil investasi jika jumlah asetnya mampu memberikan return tahunan 4% yang cukup untuk menutupi biaya hidup.
Sebagai contoh, jika biaya hidup Rp10 juta per bulan maka dana yang dibutuhkan untuk mencapai financial freedom yaitu sekitar Rp3.000.000.000.

Dengan ini dapat dikatakan metode numerik itu berguna untuk menganalisis dan merencanakan strategi investasi yang optimal. Dengan kita memahami konsep bunga majemuk, perencanaan investasi, dan prinsip 4% Rule, kita dapat menyusun strategi keuangan yang lebih efektif untuk mencapai financial freedom.
Link video simulasi perpindahan panas 2D dengan software CFDSOF: