Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, perkenalkan kembali saya Vico Erlangga (2306265436) jurusan Teknik Mesin Angkatan 2023, pada pertemuan minggu lalu, saya melakukan analisis konduksi panas 1 dimensi menggunakan bantuan software CFDSOF yang dibuat oleh Prof.DAI. Berikut saya akan menjelaskan pengalaman saya, Dengan menggunakan framework DAI5, dapat dibentuk menjadi tahapan :
- Deep Awareness (of) I (Kesadaran Mendalam tentang Diri)
Dengan melakukan introspeksi dan refleksi diri terlebih dahulu, sebelum memulai pemodelan, saya menjadi sadar bahwa konduksi panas adalah fenomena alam yang diatur oleh hukum fisika dan diatur dengan keteraturan dari Tuhan Yang Maha Esa. Kesadaran/awareness ini membantu saya bahwa pemodelan numerik adalah alat untuk memahami keajaiban alam yang diciptakan oleh Sang Pencipta, dan betapa besarnya kuasa Sang Pencipta. - Intention (Niat)
Setelah melakukan introspeksi diri, dan menjadi aware, Saya menanamkan niat yang tulus pada pertemuan mata kuliah metode numerik pada hari ini untuk bisa mendapatkan ilmu, dan pemahaman dengan semaksimal mungkin, dengan praktik secara nyata dari usaha untuk mendapatkan ilmu dan pemahaman berupa memodelkan konduksi panas 1 dimensi untuk memahami dan memprediksi distribusi suhu pada suatu benda. Selain itu, saya juga memastikan bahwa setiap langkah pemodelan sesuai dengan kehendak Tuhan Yang Maha Esa, yaitu berkontribusi pada kemaslahatan dan kebermanfaatan masyarakat luas. - Initial Thinking (about the Problem) (Pemikiran Awal tentang Masalah)
Setelah melakukan introspeksi diri, menjadi aware, dan menanamkan niat yang tulus dan selaras dengan kehendak Tuhan Yang Maha Esa, baru lah Saya mengidentifikasi masalah pada kasus konduksi panas (Heat Conduction) 1 dimensi pada batang dengan material berupa stainless steel secara mendalam. Masalah pada kasus ini yakni hasil dari distribusi panas belum diketahui, dan arah perpindahan panas yang belum diketahui, dengan yang hanya diketahui berupa
boundary condition pada masing masing ujung kanan dan ujung kiri batang stainless steel yang masing-masing memiliki temperatur yang berbeda, dengan ujung kanan memiliki tingkat temperatur yang lebih tinggi (373 K) dibandingkan dengan yang kanan (303 K), dan Parameter konduksi dari batang stainless steel = 16.2. - Idealization (Idealisasi)
Setelah kita mengidentifikasi permasalahan dari kasus metode numerik yang telah diberikan, pada tahap ini dipilih metode penyelesaian numerik yakni menggunakan software CFDSOF untuk media / perantara analisis, kemudian dibuat asumsi dan model yang realistis untuk menyederhanakan masalah, dengan asumsi pada kasus nya yakni :
- Batang logam dianggap homogen dan isotropik (sifat material seragam di semua arah).
- Tidak ada sumber panas internal.
- Kondisi batas (boundary conditions) dan kondisi awal (initial conditions) diketahui.
Kemudian setelah itu, dilakukan diskritisasi dengan cara membagi batang logam menjadi segmen-segmen kecil (grid) dan membagi waktu menjadi interval kecil (time steps). Kemudian, setelah itu, dengan metode numerik, yakni memilih metode finite difference untuk mengaproksimasi persamaan diferensial parsial.
Setelah itu, mem-block W2 untuk diubah menjadi flux panas (Foto pada halaman selanjutnya).
- Instruction Set (Set Instruksi)
Langkah terakhir yakni menerapkan metode numerik secara sistematis dan iteratif dalam bentuk set instruksi atau langkah langkah penerapan solusi dari masalah yang telah di-identifikasi pada tahap 3, dan metode penyelesaian kasus yang telah dipilih pada tahap 4. Berikut Instruction Set yang telah saya buat dalam bentuk video :
Link untuk video :
https://drive.google.com/file/d/16wAUIB6LCyPFYNEO1XNsEZJ-4a0OXMQe/view?usp=sharing
Hasil Curve Fitting:
- “;
xValues.forEach(x => {
const y = calculateY(x).toFixed(3);
results += `
- X: ${x.toFixed(3)}, Y: ${y} `; }); results += “