ccitonline.com

CCIT – Cara Cerdas Ingat Tuhan

| AI.DAI5 | DAI5 eBook Free Download | CFDSOF | VisualFOAM | PT CCIT Group Indonesia | 8N8 |

Turbin Gas Sebagai Potensi Efisiensi serta Transisi Energi dalam Berbagai Penggunaan – Farras Palevi Ariyawan (2306223805)

Assalammualaikum Wr. Wb. perkenalkan nama saya Farras Palevi Ariyawan dari kelas SKE-01 disini saya ingin membahas mengenai turbin gas serta potensinya dalam mencapai transisi energi menuju sistem yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Selama beberapa dekade terakhir, turbin gas telah menjadi salah satu teknologi andalan dalam sektor pembangkit listrik maupun industri penerbangan karena efisiensinya yang tinggi dan kemampuan beroperasi secara fleksibel.

Namun, di tengah upaya global untuk menurunkan emisi karbon, muncul pertanyaan penting: apakah turbin gas masih relevan di era energi terbarukan? Ataukah justru teknologi ini dapat bertransformasi menjadi bagian dari solusi dalam mencapai target net-zero emissions?

Sebelum memulai membahas lebih lanjut saya ingin menerapkan framework saya mengenai topik ini menggunakan DAI5

Apa Itu Turbin Gas?

Turbin gas adalah mesin pembakaran internal yang mengubah energi kimia bahan bakar menjadi energi mekanik untuk menghasilkan daya atau mendorong generator listrik.

turbin gas bekerja berdasarkan prinsip siklus brayton dimana udara dari lingkungan pertama-tama dikompresi oleh kompresor hingga mencapai tekanan tinggi. Setelah itu, udara bertekanan dialirkan ke ruang bakar (combustion chamber), di mana bahan bakar biasanya gas alam disemprotkan dan dibakar. Proses pembakaran tersebut meningkatkan suhu dan energi internal gas, yang kemudian mengalir melalui turbin untuk memutar bilah-bilahnya. Putaran turbin ini dimanfaatkan untuk: Menghasilkan tenaga mekanik yang kemudian dapat dikonversi menjadi energi listrik melalui generator dan menggerakkan kompresor di bagian depan sistem

Permasalahan Lingkungan

Meskipun efisien, turbin gas tetap menghasilkan emisi COโ‚‚ dan NOโ‚“ dari proses pembakaran bahan bakar fosil. Hal ini menjadikannya salah satu sumber emisi karbon yang masih signifikan di sektor energi. Namun dibandingkan pembangkit batu bara, turbin gas menghasilkan emisi hingga 50% lebih rendah, sehingga banyak dianggap sebagai teknologi โ€œperantaraโ€ menuju energi bersih.

Inovasi Turbin Gas

  1. Penggunaan bahan bakar hijau : Turbin gas modern mulai diuji menggunakan hidrogen hijau atau biogas. Tantangannya adalah hidrogen punya suhu pembakaran tinggi sehingga perlu modifikasi desain ruang bakar.
  2. Teknologi Siklus Gabungan (Combined Cycle dengan PLTU) : hasil gas buangan dari turbin gas digunakan kembali untuk memanaskan air di dalam boiler (suhu buangan gas berkisar 400-650 celcius) pada PLTU sehingga meningkatkan efisiensi serta pembangkitan listrik menjadi lebih banyak.
  3. Carbon Capture and Storage (CCS) : Teknologi ini menangkap COโ‚‚ dari gas buang sebelum dilepaskan ke atmosfer. Menjadikan turbin gas lebih netral karbon.

Perhitungan Konversi Energi Pada Turbin Gas


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *