ccitonline.com

CCIT – Cara Cerdas Ingat Tuhan

| DAI5 eBook Free Download | CFDSOF | VisualFOAM | PT CCIT Group Indonesia : Indonesia leading CFD services company with Inhouse CFD Technology |

Memahami Dasar-Dasar Turbin Francis – Alfito Singgih (2306228831)

Assalamualaikum Wr. Wb.

Perkenalkan kembali nama saya Alfito Singgih dengan NPM 2306228831 dari kelas SKE-01. Pada blog kali ini saya akan membahas terkait pemahaman saya terkait turbin francis yang saya pelajari dari berbagai sumber dan bantuan AI milik Prof.DAI.

Turbin Francis adalah salah satu jenis turbin reaksi yang paling banyak dipakai di PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air). Turbin ini diciptakan oleh James B. Francis tahun 1849.
Ciri khasnya: air masuk turbin dengan arah radial, lalu keluar dengan arah aksial โ†’ karena itu sering disebut turbin mixed flow.

Prinsip Kerja

  • Air dari bendungan masuk ke spiral casing (rumah keong) โ†’ supaya distribusi tekanan merata.
  • Air melewati guide vane / wicket gate, sudutnya bisa diatur untuk mengontrol debit.
  • Air diarahkan ke runner (sudu turbin) dengan sudut tertentu โ†’ tekanan dan kecepatan air berubah, lalu energi air ditransfer ke sudu.
  • Air keluar lewat draft tube menuju saluran buang, energi tekanan sisa masih dimanfaatkan.

Desain Sudu

  • Guide vane: mengatur debit & arah masuk air โ†’ kontrol beban turbin.
  • Runner blade: melengkung, didesain supaya air menekan sudu dan sekaligus mengubah arahnya โ†’ transfer momentum maksimal.
  • Draft tube: melebar di ujung โ†’ menurunkan kecepatan air keluar โ†’ mencegah kehilangan energi.

4. Konversi Energi

  1. Air di ketinggian (head HHH) punya energi potensial
  2. Air masuk casing โ†’ sebagian berubah jadi energi kinetik.
  3. Guide vane mengatur arah + kecepatan โ†’ masuk ke runner.
  4. Sudu runner menerima gaya reaksi + impuls (gabungan) โ†’ menghasilkan torsi.
  5. Poros runner mutar โ†’ energi mekanik โ†’ generator.

Rentang Head yang Cocok

  • Turbin Francis cocok untuk head sedang โ†’ sekitar 30 m sampai 600 m.
  • Kalau head terlalu tinggi โ†’ lebih cocok pakai Pelton.
  • Kalau head rendah tapi debit besar โ†’ lebih cocok Kaplan.

Efisiensi

  • Efisiensi turbin Francis bisa mencapai 90โ€“95% dalam kondisi optimal.
  • Sangat stabil untuk berbagai variasi beban โ†’ itulah kenapa jadi โ€œkuda kerjaโ€ di PLTA dunia.

Perbedaan Turbin Francis, Pelton, dan Kaplan

1. Jenis Turbin & Prinsip Kerja

  • Francis โ†’ turbin reaksi: bekerja dengan kombinasi tekanan + kecepatan air. Air masuk dari samping (radial), keluar ke bawah (aksial).
  • Pelton โ†’ turbin impuls: hanya pakai energi kecepatan jet air. Air bertekanan tinggi diarahkan lewat nozzle jadi jet tipis, nyemprot ke sudu berbentuk sendok.
  • Kaplan โ†’ turbin reaksi: mirip baling-baling kapal. Air mengalir aksial penuh, tekanan & kecepatan air mendorong sudu yang bisa disetel sudutnya.

2. Arah Aliran

  • Francis: masuk radial โ†’ keluar aksial (mixed flow).
  • Pelton: aliran jet tangensial โ†’ mengenai bucket โ†’ keluar bebas ke udara.
  • Kaplan: aliran lurus aksial (paralel poros).

3. Head yang Cocok

  • Francis: sedang (30โ€“600 m).
  • Pelton: tinggi (300โ€“1000+ m).
  • Kaplan: rendah (2โ€“70 m).

4. Debit Air

  • Francis: debit sedang.
  • Pelton: debit kecil tapi head tinggi.
  • Kaplan: debit besar, cocok buat sungai dengan aliran deras tapi rendah.

5. Efisiensi

  • Francis: 90โ€“95% โ†’ efisien untuk berbagai kondisi.
  • Pelton: 85โ€“90% โ†’ efisien, tapi paling bagus kalau beban stabil.
  • Kaplan: 90โ€“94% โ†’ tinggi, apalagi kalau sudu runner bisa diatur (adjustable).

6. Aplikasi Nyata

  • Francis: PLTA umum (bendungan medium head).
  • Pelton: bendungan tinggi di pegunungan (contoh: PLTA di Himalaya atau Alpen).
  • Kaplan: sungai besar dengan head rendah (contoh: PLTA di dataran rendah Eropa).

Analogi Gampangnya

  • Pelton: kayak ember ditabrak jet air kenceng โ†’ dorongan murni impuls.
  • Kaplan: kayak baling-baling kapal diputar arus sungai.
  • Francis: kayak seluncuran spiral yang mengarahkan air supaya muter papan โ†’ gabungan impuls + reaksi.

Sekian pembahasan turbin francis dari saya,

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *