Assalamualaikum Wr Wb. Pada pagi yang berbahagia ini perkenalkan kembali saya Nabil Ahza Bustami dengan NPM 2306265493 dari kelas SKE-02. Hari ini diawali dengan intention saya akan mengerjakan tugas yang diberi Prof DAI mengenai apa saja yang dipelajari selama bersama
- Termo-fluida
Termo-fluida mencakup sifat sifat fluida, statika fluida, kinematika dan dinamika fluida, dan perubahan energi aliran fluida. Sifat fluida seperti densitas, viskositas, dan compressibility berpengaruh terhadap perilaku fluida. Dalam statika fluida dipelajari tekanan hidrostatik dan keseimbangan gaya, sedangkan kinematika fluida menjelaskan pola gerak aliran tanpa memperhatikan gaya yang menjadi penyebabnya. Pada dinamika fluida dibahas hukum Bernoulli, persamaan kontinuitas, dan momentum yang menghubungkan energi dengan pergerakan fluida. Perubahan energi fluida mempelajari tentang konsep untuk memahami transformasi antara energi potensial, kinetik, dan tekanan.
Setelah itu, materi berlanjut pada mesin-mesin fluida yang merupakan aplikasi nyata dari teori fluida. Mesin fluida dibagi menjadi mesin penghasil energi seperti turbin air, turbin gas, dan kincir, serta mesin penyerap energi seperti pompa, blower, dan fan. Turbin berfungsi memanfaatkan energi fluida untuk menghasilkan daya mekanik, sedangkan pompa dan blower berfungsi memberikan energi pada fluida agar dapat dipindahkan atau dialirkan sesuai kebutuhan.
2. Klasifikasi Mesin Fluida
Pada klasifikasi mesin fluida, dipelajari berbagai jenis turbomachinery berdasarkan kriteria tertentu. Terdapat unshrouded dan shrouded turbomachines yang dibedakan dari keberadaan penutupnya, kemudian compressible dan incompressible flow turbomachines berdasarkan sifat aliran fluida yang digunakan, serta axial flow dan radial flow turbomachines yang diklasifikasikan dari arah relatif aliran terhadap sumbu rotasi mesin. Klasifikasi ini mempermudah pemahaman karakteristik dan aplikasi setiap mesin fluida.
3. Dimensional Analysis
Analisis dimensional pada mesin fluida memberikan alat untuk mengevaluasi kinerja. Konsep kecepatan spesifik (specific speed) dipelajari untuk mengidentifikasi tipe pompa atau turbin yang paling sesuai dengan kebutuhan. Selain itu terdapat koefisien kapasitas, koefisien head, dan koefisien daya yang digunakan untuk membandingkan performa antar mesin fluida dengan kondisi operasi berbeda. Efisiensi pompa dan turbin menjadi parameter utama untuk menilai seberapa efektif mesin tersebut mengonversi energi.
4. Velocity Triangle
Materi kemudian dilanjutkan dengan velocity triangle, yang merupakan representasi grafis dari kecepatan absolut, kecepatan relatif, dan kecepatan keliling dalam turbin maupun pompa. Segitiga kecepatan ini penting dalam menganalisis interaksi antara sudu mesin dan fluida, sehingga dapat diketahui besarnya energi yang ditransfer.
5. Pompa Sentrifugal (NPSH)
Pada pembahasan pompa sentrifugal, diperkenalkan konsep Net Positive Suction Head (NPSH) yang terdiri dari Required dan Available. NPSH menjadi parameter penting untuk menghindari kavitasi pada pompa, yaitu kondisi berbahaya yang dapat merusak komponen akibat terbentuknya gelembung uap. Dengan memahami perbedaan antara NPSHr dan NPSHa, dapat ditentukan kondisi aman operasi pompa.
6. Pompa Aksial
Terakhir adalah pompa aksial yang memiliki prinsip berbeda dengan pompa sentrifugal. Analisis dilakukan menggunakan konsep mean radius dan blade velocity dengan asumsi constant area untuk mempermudah perhitungan. Perhitungan head didasarkan pada persamaan Euler, sedangkan performa sudu dijelaskan melalui Blade Element Theory serta teori aerofoil. Salah satu teori fundamental yang digunakan adalah Kutta-Joukowski Theory, yang menjelaskan gaya angkat pada aerofoil akibat perbedaan distribusi kecepatan aliran fluida.
Sekian yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf.
Wassalamualaikum Wr Wb.