Untuk mengerjakan Ax = b, kuncinya bukan menghafal rumus, tetapi memahami bagaimana mengubah A menjadi bentuk yang bisa โdisubstitusiโ dengan cepat. Di bab ini mencakup inti LU, QR (GramโSchmidt), serta mempercepat perhitungan determinan dan invers. Cukup sekali dekomposisi, sisanya tinggal substitution.
1. Sistem Persamaan Linear dalam bentuk matriks

Sistem tersebut ditulis sebagai Ax = b dengan:
- A: matriks koefisien (mxn),
- x: vektor variabel,
- b: vektor ruas kanan
Tujuan: Menemukan x secara efisien dan stabil secara numerik
2. Triangular systems and back-substitutions
Jika A sudah berbentuk segitiga atas (upper triangular) T, kita bisa menyelesaikan dari bawah ke atas (back-substitution):

Jika A segitiga bawah (lower triangular), lakukan forward-substitution dari atas ke bawah.
Kedua teknik inilah yang menjadi “mesin eksekusi” di balik dekomposisi LU/QR.
3. Reduction to triangular form
Karena sistem segitiga cenderung mudah diselesaikan, strategi yang umum digunakan adalah mengubah A menjadi bentuk segitiga, lalu melakukan substitusi. Dua cara yang banyak digunakan:
A. LU Decomposition
A = L U, dengan L segitiga bawah (biasanya diagonalnya 1) dan U segitiga atas. Menyelesaikan Ax=b menjadi dua langkah cepat:
- Ly=b (forward)
- Ux=y (back)
Catatan:
- Faktor L dan U diperoleh dengan algoritma seperti Doolittle (diagonal L = 1)
- Unik jika diberi syarat tambahan dan umumnya O(n3) waktu komputasi
B. QR Decomposition
A = Q E, dengan Q ortogonal (QTQ = I) dengan R segitiga atas.
Untuk Ax = b, kalikan kedua sisi dengan QT:
Rx = QTb
Keunggulan: QR lebih stabil secara numerik untuk soal-soal yang “kondisinya kurang baik”, terutama bila memakai Householder/Givens atau modified Gram-Schmidt.
4. Gram-Schmidt (membangun Q dan R)
Diberi kolom-kolom a1โ,โฆ,am dari A, Gram-Schmidt menghasilkan kolom ortonormal q1,…,qm (membentuk Q) dan koefisien R:
โSketsa algoritma (versi termodifikasi/stabil):

Hasilnya: A = QR, dengan R berbentuk segitiga atas berisi koefisien proyeksi.
5. Determinan matriks secara efisien
Dekomposisi membuat determinan menjadi mudah:
LU (dengan diagonal L = 1):

QR:

Keduanya O(n3) tetapi jauh lebih stabil dari ekspansi kofaktor.
6. Inverse matriks lewat penyelesaian sistem
Untuk mendapatkan A-1 (jika A bujursangkar dan invertibel), selesaikan
Axi = ei (i = 1,…,n),
di mana ei adalah vektor satuan. Kolom-kolom penyelesaian xi membentuk A-1. Praktiknya: Lakukan satu kali LU/QR, lalu ulangi substitusi untuk tiap ei. Ini lebih efisien dari “rumus adjoint”.
7. Contoh kalkulator Linear Equation
🧮 Kalkulator Linear (LU / QR / det / invers)
Hasil
Catatan pakai
- Atur ukuran n, lalu klik Buat/Perbarui Grid.
- Isi A dan b, atau klik Muat Contoh.
- Tekan tombol operasi yang diinginkan. Pembulatan tampilan 4 desimal.