
Geometri dibentuk menggunakan aplikasi Solidworks dengan berbasis surface type dimana geometri ini akan menghasilkan meshing dari domain fluida yang akan dianalisis.
1. Konfigurasi Domain dan Mesh


Domain komputasi dibangun dalam bentuk box yang mengelilingi geometri coil, dengan pengaturan sebagai berikut:
- Lokasi mesh (x, y, z): (300, 25, 15) mm. Lokasi ini menunjukkan daerah di dalam pipa yang berperan sebagai domain dari fluida pada saat melewati pipa sehingga titik ini juga menggambarkan internal flow
- Jumlah pembagian mesh (division): 100 ร 100 ร 100
- Grading: Uniform (1.0 di semua arah)
Pendekatan ini menghasilkan distribusi mesh yang seragam di seluruh domain, sehingga cocok untuk simulasi awal guna menjaga stabilitas numerik.
2. Boundary Box Mesh
Berdasarkan pada gambar sebelumnya box mesh ini digunakan untuk mendefinisikan daerah daerah meshing yang berperan sebagai inlet atau outlet serta wall.
- Inlet (X+) โ tempat fluida masuk yaitu perpanjangan pipa bagian bawah
- Outlet (Xโ) โ tempat fluida keluar yaitu perpanjangan pipa bagian atas
- Wall (Yยฑ dan Zยฑ) โ dinding domain

3. Refinement Mesh

Untuk meningkatkan akurasi di area kritis, dilakukan refinement sebagai berikut:
- Edges Refinement: Level 2
- Surface Refinement: Level 2
Refinement ini bertujuan untuk memperhalus mesh di sekitar geometri coil sehingga gradien temperatur dan kecepatan dapat ditangkap lebih detail, terutama pada daerah lengkungan yang kompleks.
4. Kesimpulan
Meshing pada helical coil dengan konfigurasi ini sudah cukup representatif untuk simulasi awal pemanas eksternal. Penggunaan refinement level 2 dan boundary layer sebanyak 5 lapisan memberikan keseimbangan antara akurasi dan efisiensi komputasi.