Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Prof. DAI.
Perkenalkan kembali saya Muhammad Fikri Ashari Lubis, mahasiswa Teknik Perkapalan, dengan NPM 2206059004. Pada proyek Metode Numerik ini, saya mengambil topik dalam bidang permesinan kapal yang berjudul โAnalisis Komparatif Performa dan Profil Emisi Mesin Dual-Fuel.โ Topik ini saya pilih mengingat urgensi dekarbonisasi di industri maritim global. Mesin dual-fuel menawarkan solusi transisi yang sangat menjanjikan, namun efektivitasnya sangat bergantung pada parameter injeksi bahan bakar penyulut (pilot fuel). Pengaturan injection timing yang tidak tepat dapat menyebabkan penurunan efisiensi termal mesin secara drastis atau justru memicu lonjakan pembentukan emisi polutan seperti NOx dan jelaga.
Tujuan dari proyek ini adalah untuk menentukan konfigurasi injection timing yang paling optimal, sehingga mesin mampu menghasilkan daya dan performa maksimal dengan tingkat emisi gas buang yang seminimal mungkin. Hasil yang diharapkan adalah rekomendasi titik operasional pembakaran yang menyeimbangkan antara efisiensi energi dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Permasalahan ini akan diselesaikan menggunakan metode numerik berbasis komputasi dinamika fluida (CFD) karena proses pembakaran di dalam silinder melibatkan interaksi antara dinamika aliran transien, termodinamika, dan kinetika reaksi kimia yang sangat kompleks, non-linear, dan mustahil diselesaikan secara analitik murni.
Dalam pendekatan framework DAI5, saya memulai dari tahap Deep Awareness of I dengan menyadari bahwa simulasi komputasi dalam rekayasa teknik bukan sekadar deretan angka atau visualisasi warna, melainkan langkah nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan laut melalui efisiensi energi berkelanjutan. Pada tahap Intention, saya menetapkan tujuan untuk memahami bagaimana penyelesaian persamaan numerik kompleks dapat memodelkan fenomena riil di dalam ruang bakar mesin kapal. Selanjutnya pada Initial Thinking, saya mempelajari hubungan fundamental antara waktu injeksi diesel, propagasi api gas alam, tekanan puncak silinder, dan mekanisme pembentukan emisi termal. Pada tahap Idealization, saya menyederhanakan sistem dengan membangun model ruang bakar sektoral (sebagian dari geometri silinder penuh), mengasumsikan model turbulensi tertentu, dan menggunakan mekanisme reaksi penyederhanaan untuk bahan bakar. Terakhir, pada tahap Instruction Set, saya akan menyusun langkah sistematis dalam software ANSYS Forte: mulai dari penyiapan mesh, pengaturan kondisi batas (boundary conditions), penetapan variasi derajat injeksi, hingga penarikan parameter operasional menggunakan metode komputasi iteratif.
Ke depan, saya akan menggunakan spesifikasi data mesin target untuk menetapkan parameter awal simulasi, mengembangkan model pembakaran di dalam perangkat lunak, dan menganalisis hasil luaran komputasi numerik berupa grafik tekanan dan fraksi emisi.
Sekian dari saya terkait Progress Project saya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.