Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi prof DAI dan teman-teman semuanya, saya Nahla Raisya Herlambang merupakan salah satu mahasiswa program studi Teknik Perkapalan dengan NPM 2406411364. Pada project besar saya yang mengangkat topik “Analisis Hambatan Kapal dengan Metode Numerik.” Topik ini saya pilih karena hambatan kapal merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi performa dan efisiensi kapal, khususnya dalam konsumsi bahan bakar dan kecepatan operasional. Perhitungan hambatan kapal umumnya melibatkan persamaan non-linear yang cukup kompleks, sehingga membutuhkan pendekatan metode numerik untuk mendapatkan solusi yang akurat.
Tujuan dari proyek ini adalah untuk menganalisis besar hambatan kapal pada variasi kecepatan tertentu menggunakan metode numerik, sehingga dapat diketahui hubungan antara kecepatan kapal dan gaya hambat yang terjadi. Dengan demikian, hasil yang diharapkan adalah pemahaman yang lebih baik mengenai karakteristik hambatan kapal serta penerapan metode numerik dalam menyelesaikan permasalahan teknik perkapalan.
Dalam pengerjaan proyek ini, saya menggunakan pendekatan framework DAI5 sebagai landasan berpikir dalam menganalisis permasalahan teknik yang diangkat. Framework ini membantu saya untuk tidak hanya menyelesaikan masalah secara teknis, tetapi juga memahami proses berpikir secara sistematis dan mendalam.
1. Deep Awareness (of): “Saya ada di sini, sadar akan diriku”
Saya memahami bahwa hambatan kapal tidak hanya sekadar variabel matematis, tetapi merupakan representasi dari energi yang hilang dalam sistem. Kehilangan energi tersebut berdampak langsung pada peningkatan konsumsi bahan bakar serta emisi yang dihasilkan, sehingga saya menyadari bahwa upaya untuk mengoptimalkan hambatan bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga bentuk tanggung jawab dalam penggunaan sumber daya secara efisien dan berkelanjutan. Selain itu, saya juga menyadari keterbatasan diri dalam melakukan pemodelan, di mana hasil perhitungan yang diperoleh tetap bergantung pada asumsi dan pendekatan yang digunakan, sehingga diperlukan sikap rendah hati terhadap data dan hasil analisis.
Di sisi lain, saya juga menyadari adanya potensi bias dalam proses analisis, seperti kecenderungan untuk menerima hasil yang lebih mudah atau sesuai dengan dugaan awal. Oleh karena itu, saya berusaha untuk secara sadar meninjau kembali setiap asumsi yang digunakan, serta mempertimbangkan kemungkinan adanya faktor lain yang mungkin terabaikan. Dengan cara ini, saya dapat memastikan bahwa analisis yang dilakukan menjadi lebih kritis, menyeluruh, dan tidak hanya bergantung pada pendekatan yang sederhana.