Assalamualaikum Wr. Wb.
Dalam pengembangan sistem energi terbarukan, pemahaman karakteristik aliran fluida menjadi aspek krusial dalam meningkatkan efisiensi sistem. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk menganalisis fenomena tersebut adalah simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD).
Pada eksperimen ini, simulasi dilakukan menggunakan OpenFOAM, sebuah perangkat lunak open-source berbasis finite volume method, untuk menganalisis perilaku aliran pada sistem tertentu.
Dalam eksperimen ini saya menggunakan library tutorials yang berasal dari OpenFOAM itu sendiri sebagai permulaan dalam memahami CFD. Simulasi ini berbasis command prompt menggunakan sistem operasi ubuntu (linux). Adapun langkah-langkah dari simulasi ini sebagai berikut :
Copy Template Folder Tutorials Dalam File Run
Hal ini untuk mengambil library tutorial dari OpenFOAM dan tahap ini juga saya sudah menentukan untuk menggunakan tipe simulasi dari incompressible fluid yaitu cavity.
cd $FOAM_RUN
cp -r $FOAM_TUTORIALS/incompressibleFluid/cavity .
//pastikan bekerja di file cavity//
cd cavity
Generate Mesh
Mesh digunakan untuk membagi domain fluida menjadi sel-sel kecil supaya bisa dihitung secara numerik. Karena CFD menyelesaikan masalah secara numerik.
blockMesh
Running
Untuk menjalankan simulasi kita perlu menggunakan solver dari OpenFOAM itu sendiri yaitu:
foamRun
setelah solver selesai kita perlu menyimpan hasil simulasi ini dengan cara
touch <nama file sesuka anda>.foam
Post Processing
Setelah menyimpan hasil simulasi, kita perlu membuka paraview untuk melihat hasil simulasi lalu membuka file yang sudah kita simpan tadi
