Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh.
Perkenalkan saya Shafa dengan NPM 2306265404 dari kelas Sistem Konversi Energi-01. Kali ini saya akan menjelaskan mengenai pemahaman saya terhadap turbin uap dan turbin gas dengan framework DAI5.
Deep Awareness of I:
Saya, Shafa, belajar dengan kesadaran bahwa memahami perbedaan antara Turbin Uap dan Turbin Gas bukan hanya untuk memenuhi tugas kelas Sistem Konversi Energi, tetapi juga untuk membangun dasar pengetahuan yang akan saya butuhkan sebagai engineer di bidang energi.
Intention:
Niat saya adalah untuk benar-benar memahami cara kerja, komponen utama, kelebihan, kekurangan, serta aplikasi masing-masing turbin sehingga saya mampu menganalisis dan memilih turbin yang tepat sesuai kebutuhan industri.
Initial Thinking:
Sebelum membuat pertanyaan, saya telah memikirkan hal-hal penting yang ingin saya ketahui, misalnya seperti sumber energi yang digunakan, mekanisme, efisiensi, contoh aplikasi, serta dampaknya terhadap lingkungan dan biaya operasional.
Idealization:
Saya membayangkan kondisi ideal di mana kedua jenis turbin ini bekerja dengan efisiensi maksimum pada pembangkit listrik, lalu saya memikirkan realitas di lapangan seperti efisiensi maupun kebutuhan perawatan agar saya dapat memahami kelebihan dan batasan masing-masing turbin .
Instruction Set:
Dengan semua pemikiran ini, saya menyusun pertanyaan untuk mendapatkan penjelasan rinci tentang Turbin Uap dan Turbin Gas, yaitu bagaimana cara kerja, apa saja komponen utama, proses konversi energi, efisiensi, keunggulan, kelemahan, serta contoh penerapannya di pembangkit listrik. Kemudian setelah prompting dan dengan menggunakan AI, saya mendapat penjelasan sebagai berikut :
- Prinsip kerja dan fluida kerja
- Siklus termodinamika
- Kelebihan dan kekurangan
- Penerapan di dunia industri
- Efisiensi
Ringkasan Tabel Perbandingan Turbin Uap vs Turbin Gas
| Fitur | Turbin Uap | Turbin Gas |
|---|---|---|
| Fluida Kerja | Uap air dari boiler | Udara panas dan gas hasil pembakaran |
| Siklus Termodinamika | Rankine | Brayton |
| Sumber Energi | Uap air dari bahan bakar padat/cair | Bahan bakar gas atau cair |
| Efisiensi | Lebih tinggi pada beban penuh | Lebih rendah, namun respons lebih cepat |
| Waktu Mulai | Lambat (butuh panaskan boiler) | Cepat |
| Biaya Operasi | Lebih tinggi karena sistem boiler | Lebih rendah |
| Penerapan | PLTU, pembangkit skala besar | Pesawat jet, turbin industri, pembangkit puncak |
Ringkasan singkat
- Turbin uap bekerja dengan uap air (air โ uap) yang dihasilkan di boiler; siklus termodinamika utama adalah Rankine. Umumnya dipakai untuk pembangkit listrik besar (batubara, nuklir, panas bumi, PLTS konsentrator).
- Turbin gas menggunakan udara + produk pembakaran sebagai fluida kerja dalam satu rangkaian tertutup/terbuka; siklus termodinamika utama adalah Brayton (siklus gas). Dipakai di pesawat (jet/turbofan), pembangkit cepat/peaking, dan drive industri.
ย Prinsip kerja โ langkah demi langkah - Turbin uap (Rankine) โ proses utama
1. Pemompaan (liquid feedwater): pompa menaikkan tekanan air cair dari tekanan kondensor ke tekanan boiler.
2. Pemanasan & uap (boiler): air dipanaskan menjadi uap (saturasi atau superheat) dengan input panas eksternal (bahan bakar, nuklir, panas matahari).
3. Ekspansi di turbin: uap bertekanan tinggi mengembang di turbin, melepaskan energi mekanik โ rotor turbin berputar โ generator.
4. Kondensasi: uap keluar turbin dikondensasikan menjadi cairan di kondensor untuk mengulang siklus. - Turbin gas (Brayton) โ proses utama
1. Kompresi udara: udara diisap dan dikompresi oleh kompresor (kerja input).
2. Pembakaran (combustor): udara bertekanan dicampur bahan bakar dan dibakar โ suhu naik; proses nominalnya dianggap pada tekanan hampir konstan (untuk siklus ideal).
3. Ekspansi di turbin: gas panas mengembang melalui turbin, menghasilkan kerja yang sebagian menutupi kompresor dan sisanya berguna (generator/propulsi).
4. Buang gas/pembuangan panas: gas buangan dilepaskan (siklus terbuka) atau dikondisikan (siklus tertutup).
—
Fluida kerja โ perbedaan penting - Turbin uap: air/uap (fase cair โ uap). Sifat penting: entalpi uap, kualitas uap (x), kandungan kelembaban pada outlet turbin.
- Turbin gas: udara (sebagai oksidator) + produk pembakaran (COโ, HโO, Nโ, sisa Oโ).
Kelebihan & Kekurangan
Turbin Uap:
+ Efisien di skala besar
+ Fleksibel sumber panas
– Berat dan lambat
Turbin Gas:
+ Ringan, cepat
+ Cocok untuk propulsi dan combined cycle
– Butuh material tahan suhu tinggi
Contoh aplikasi dunia nyata
– Turbin uap: PLTU, PLTN, geothermal
– Turbin gas: pesawat, pembangkit peaking, combined cycle
Kesimpulan
Turbin uap dan turbin gas memiliki fungsi serupa yaitu konversi energi panas menjadi energi mekanik, namun berbeda pada fluida kerja dan siklus termodinamika yang digunakan.