{"id":14403,"date":"2026-05-16T19:58:58","date_gmt":"2026-05-16T19:58:58","guid":{"rendered":"https:\/\/ccitonline.com\/wp\/?p=14403"},"modified":"2026-05-17T14:04:01","modified_gmt":"2026-05-17T14:04:01","slug":"abrar-rasyad-2406432646-c4-laporan-simulasi-cfdsof-analisis-numerik-aliran-fluida-dan-interpretasi-hidrodinamika-berbasis-framework-dai5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ccitonline.com\/wp\/2026\/05\/16\/abrar-rasyad-2406432646-c4-laporan-simulasi-cfdsof-analisis-numerik-aliran-fluida-dan-interpretasi-hidrodinamika-berbasis-framework-dai5\/","title":{"rendered":"Abrar Rasyad &#8211; 2406432646 &#8211; C4 &#8211; Laporan Simulasi CFDSOF: Analisis Numerik Aliran Fluida dan Interpretasi Hidrodinamika Berbasis Framework DAI5"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu\u2019alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. Selamat pagi\/siang\/malam Prof. DAI dan teman-teman yang sedang membaca blog saya ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perkenalkan, saya Abrar Rasyad dengan NPM 2406432646 dari kelas Metode Numerik &#8211; 04. Pada kesempatan kali ini, saya ingin memaparkan <em>progress<\/em> pembelajaran C4 terkait eksekusi simulasi <em>Computational Fluid Dynamics<\/em> (CFD) menggunakan perangkat lunak CFDSOF, serta membedah maknanya menggunakan lensa <em>framework<\/em> DAI5.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Intention &amp; Deep Awareness of I<\/strong> <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Niat awal saya dalam menjalankan simulasi ini adalah untuk memahami bagaimana fenomena aliran fluida yang kasat mata dapat dimodelkan secara matematis. Melalui tahap <em>Deep Awareness of I<\/em>, saya menyadari bahwa visualisasi CFD bukanlah sekadar gambar berwarna-warni, melainkan representasi dari hukum kekekalan massa dan momentum (<em>Persamaan Navier-Stokes<\/em>). Sebagai calon <em>engineer<\/em> perkapalan, pemahaman ini krusial karena setiap pusaran air atau gradien tekanan di lautan akan berdampak langsung pada efisiensi kapal, konsumsi bahan bakar, dan jejak emisi karbon yang dihasilkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Initial Thinking &amp; Proses Simulasi (Lid-Driven Cavity)<\/strong> <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Simulasi difokuskan pada model aliran dalam ruang tertutup (<em>Lid-Driven Cavity<\/em>). Pemikiran awal saya berangkat dari bagaimana viskositas fluida berinteraksi dengan kondisi batas (<em>boundary condition<\/em>). Pada model ini, dinding bagian atas disimulasikan bergerak dengan kecepatan tertentu, menyeret fluida di bawahnya dan menciptakan sirkulasi di dalam domain. Proses diskritisasi (<em>meshing<\/em>) dilakukan untuk membagi fluida menjadi elemen-elemen kecil yang kemudian dihitung secara iteratif oleh komputer.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Analisis Hasil Simulasi &amp; Intepretasi Keteknikan<\/strong> <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari hasil simulasi yang telah dieksekusi, terdapat tiga parameter visual utama yang menjadi bahan evaluasi:<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"1\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Konvergensi dan Stabilitas (Grafik Residu)<\/strong> Dari grafik residu dinormalisasi, terlihat bahwa kurva <em>error<\/em> menukik turun secara konsisten. Meskipun batas maksimal iterasi diatur pada angka 500, simulasi secara otomatis berhenti dan mencapai konvergensi pada iterasi ke-181. Hal ini membuktikan bahwa metode numerik yang digunakan sangat efisien dan solusi persamaan telah mencapai titik keseimbangan (<em>steady-state<\/em>) yang stabil sebelum batas maksimalnya habis.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pembentukan Vortex (Vektor Kecepatan)<\/strong> Visualisasi vektor kecepatan memperlihatkan perpindahan energi kinetik yang membentuk pusaran utama (<em>primary vortex<\/em>) di tengah domain. Warna merah-oranye menunjukkan area dengan kecepatan tertinggi akibat seretan dinding atas. Dalam dunia teknik perkapalan, memetakan <em>vortex<\/em> ini sangat vital karena fenomena serupa sering terjadi di area <em>wake<\/em> (aliran ikutan) di buritan lambung kapal, yang menjadi penyumbang terbesar hilangnya energi (<em>energy loss<\/em>) dan peningkatan hambatan (<em>drag<\/em>).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Distribusi Tekanan dan Risiko Kavitasi (Kontur Tekanan Statik)<\/strong> Peta kontur tekanan memvalidasi hukum Bernoulli secara visual. Titik stagnasi di sudut kanan atas memunculkan zona tekanan tinggi (warna merah) akibat fluida yang menabrak dinding. Sebaliknya, tepat di mata pusaran (<em>vortex<\/em>), terbentuk zona tekanan terendah atau negatif (warna biru tua). Secara aplikatif, area bertekanan sangat rendah inilah yang memicu fenomena kavitasi pada propeler kapal, yang berpotensi menggerus material logam baling-baling akibat pecahnya gelembung udara.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kesimpulan<\/strong> <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Simulasi CFDSOF ini membuktikan bahwa metode numerik mampu menjadi &#8220;laboratorium virtual&#8221; yang sangat kuat. Melalui pendekatan DAI5, saya belajar bahwa hasil numerik harus selalu divalidasi dan dihubungkan dengan realitas <em>engineering<\/em>. Analisis hidrodinamika yang baik akan menghasilkan desain kapal yang tidak hanya efisien secara performa, tetapi juga etis terhadap kelestarian lingkungan maritim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Link Video Simulasi:<\/strong> <a href=\"https:\/\/youtu.be\/1KlAh1gbEVg\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/youtu.be\/1KlAh1gbEVg\">VIDEO SIMULASI CSDOF &#8211; ABRAR <\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikian <em>progress<\/em> C4 yang dapat saya sampaikan. Terima kasih atas bimbingan Prof. DAI. Wassalamu\u2019alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-video\"><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu\u2019alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. Selamat pagi\/siang\/malam Prof. DAI dan teman-teman yang sedang membaca blog saya ini. Perkenalkan, saya Abrar Rasyad dengan NPM 2406432646 dari kelas Metode Numerik &#8211; 04. Pada kesempatan kali ini, saya ingin memaparkan progress pembelajaran C4 terkait eksekusi simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) menggunakan perangkat lunak CFDSOF, serta membedah maknanya menggunakan lensa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":611,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-14403","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-general"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ccitonline.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14403","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ccitonline.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ccitonline.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ccitonline.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/611"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ccitonline.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14403"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ccitonline.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14403\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14845,"href":"https:\/\/ccitonline.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14403\/revisions\/14845"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ccitonline.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14403"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ccitonline.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14403"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ccitonline.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14403"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}